September 23, 2008

garagara postingan d bulbo fs

perseteruan tentang nasionalisme dan khilafah ternyata belum berakhir. Membuatku benar" miris. Seharusnya aku bisa gag peduli karena aku tidak memihak keduanya.
tapi kesadaran bahwa seharusnya seluruh umat islam itu bersaudara membuatku mau tak mau harus peduli..

benar2 menyakitkan ngeliat mereka saling berseteru satu sama lain, masing2 merasa pendapatny yang paling benar. Bukankah umat islam itu 1tubuh, jika 1bagian tubuh terluka, maka bagian yang lain juga akan merasakan sakitnya..

kenapa sih perbedaan ngejadiin kita terpecah belah,, kenapa gag kita jadikn perbedaan sebagai sesuatu yang dapat memper1kan kita..?

ngapain c0ba kita saling menghakimi dan menyalahkan orang lain.
masing2 beranggapan bahwa pendapatny yang benar sedangkan yang lain salah.

Bahkan Tuhan saja baru akan menghakimi manusia pada hari akhir nanti.
Jadi kenapa kita harus saling menghakimi saat ini?

Bukankah cuma Tuhan yg bisa ngejudge sesuatu itu dengan adil..
karena cm DIA yg paling tau segala sesuatu tanpa hijab.

Manusia memang dianugerahi akal supaya bisa membedakan yg benar dan yg salah..
tetapi dengan akal dan panca indera yg kita miliki, kita tetap tidak bisa menyatakan mana yang paling baik dan mana yg tidak baik, lupakah kita pada firman Tuhan bahwa :

"sesungguhnya apa yg kamu senangi belum tentu baik untukmu, dan apa yang tidak kamu senangi bisa jadi itulah yang paling baik untukmu.."

Padahal setelah aku pikir2, sebenarny nasionalisme atopun khilafah sama2 menuntut persatuan dan ke1an.
Siapa sangka kalo akhrnya malah bakal berbuntut pada perpecahan..

Aku bisa ngerti perasaan orang2 para pendukung khilafah.
mereka sama sepertiku yang telah muak melihat banyak rakyat, khususnya umat islam yg menderita dan tak berdaya dibawah bayang2 pemerintahan yg sedikit ato banyak mengandung unsur2 kapitalis.
Sama sepertiku yg seringkali terbakar em0siny ketika mengingat bhwa masih bnyak saudara2ku d palestina dan irak yg harus tersiksa karena penindasan2 keji yg dilakukan amerika beserta konco2nya..

dan indonesia sendiri, sbg negara yg sebgn besar pnduduknya beragama islam, baru bergerak untk men0long setelah begitu banyak darah yg tlh tumpah..
sama sepertiku yg telah jengah melihat bangsa ini yang semakin hari semakin terpuruk..

Dan para pendukung khilafah itu, dengan lantang menyatakan bahwa khilafah adalah solusi..

kesalahan mereka hanyalah pada cara mereka menyampaikn pendapat mereka..

Bagaimanapun mereka tidak boleh begitu saja meneriakan bhwa nasionalisme itu haram karena telah membuat umat islam dikotak2an.
Mereka gag bisa gitu aja bilang kalo pancasila itu hanyalah 5butir sila tnpa arti yg gag jelas ap maksudnya.

orang2 yg belum ngerti tentu aja kaget dan akhirnya ga terima. Bahkan bagi mereka yg dulunya gag nasionalisme2 amat..

selain itu, menurutku, keterpurukan yg dialami bngsa ini bukanlah karena nasionalisme semata..
Aku sepenuhnya sadar bahwa tnpa rasa nasionalisme, mungkin ind0nesia tdk merdeka pd tgl 17ags45..

Tuhan memang MAHA BERKEHENDAK, tiap" peristiwa dan kejadian ialah atas kehendakNYA, tp aku juga sadar bahwa tak 1pun peristiwa yang terjadi melainkan melalui perantara. Dan kerapkali manusialah yg mjd perantara itu..

Jadi nasionalisme juga sbenarnya gag bisa disalahkan gitu aja. Karena gimanapun nasionalisme mengajak kita untk memiliki rasa cinta pada bangsa ini.

Aku percaya k0k, kalo rasa cinta biasanya akan membuahkan sesuatu yang baik. Lagipula menurut yg ad di dlm LKS pkn milikku, nasionalisme kita bukanlah nasionalisme yang sekuler, nasionalisme
yang diidamkan ibu pertiwi adalah nasionalsme yg sarat akan nilai religi serta kemanusiaan.
dan menurutku, pancasila jg bukan hnya sekedar 5sila tanpa arti yg ga jelas maknanya. Karena aku merasakan benar keluhuran yg tersirat dalam tiap silanya.
tapi mungkin, memang pancasila uda gag relevan lagi dengan keadaan negri kita saat ini.. Uda gag banyak lagi orang yg mau repot2 mengamalkan pancasila.
bhkan para pejabat2 dlm lembaga legislatif sono ada yg gag hapal pancasila..

Hahaha.. menggelikan sekaligus menyedihkan.

Yah, mau gimana lagi?0rang2 jaman dulu kan emang beda bgt sama orang2 jaman skg yg ud teracuni oleh akhlak2 kapitalis dan k0rban ghauzwul fikr. Beda sama org jaman dulu yg masi polos dan sarat dengan nilai2 luhur..

Sampai disini aku masih berpendapat, apapun jadi (terserah mau nasi0nalsme ato khilafah) asal rakyat gag lagi sengsara, dan saudara2 kita diseluruh dunia, khususny di timurtengah tak lagi terjajah hak asasiny dan bisa hidup bahagia serta sejahtera.

Sebenarnya nasionalisme bisa berbuah baik jika kita mampu meresapi arti nasionalsme sndri dgn benar.

Pancasila tetap bisa bermakna andaikata tiap2 pribadi mau mengamalkan sila2nya yg luhur itu.

Dan dem0krasi bisa jadi berarti tatkala para pemimpin2 kita mau mendengar dan mengakui jeritan2 rakyat kecil yang telah lama dicekik kemiskinan.

Ngomong2 s0al dem0krasi, aku sendiri tidak terlalu setuju.
berdasarkan buku2 pkn jaman dlu, aku tau bhwa dem0krasi adalah sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.
seingatku pernyataan ini dikutip dari salah1 mantan presiden USA yg aku lupa namanya.

Nah, karena sistem pemerintahan yg dari-oleh-untuk rakyat itu, otomatis setiap hukum dan aturan dalam pemerntahan itu dibuat oleh rakyat dan untk kpentingan rakyat. Padahal kalo dipikir2, rakyat itu kan manusia biasa. Masa manusia membuat hukum untuk manusia. Bukankah kita semua punya Tuhan,,
Tidakkah sebaiknya manusia menuruti pada hukum2 yg dibuat Tuhan? Tunduk pada aturan Tuhan..
Agak aneh jika kita harus patuh pada aturan2 yg dibuat manusia. Pdahal manusia bukan tidak pernah salah, justru manusia adalah tempatnya khilaf dan salah.
dan mungkin, banyak juga orang yang berpikir seperti ini. Buktinya saja, banyak manusia yang masih melanggar peraturan.
mungkin para pelanggar peraturan itu mikir untuk apa patuh pada aturan yg dibuat manusia sendiri? Wong, aturan Tuhan aj masih ad yg berani ngelanggar. Mosok, sm aturan yg dibuat oleh sesama manusia takut,hehehe...

Tapi ya sudahlah..
Karena tanganku uda mulai pegel, c0z aku buat postingan ini lewat hape.. Hehe.. Malez k warnet.
yg pasti aku mau nta maaf j, kalo ad kata2 yg gag berkenan dan gag enak dmata..
pada dasarnya sih hak anda untuk punya pendapat yg berbeda.
karena saya hanya menumpahkan unek2 dikepala..
kalo ada yang baca, jangan lupa tinggalkan c0ment anda ya..

1 comment: