October 29, 2008

Watch out sist....!!! U're in danger..

Ternyata firasatku selama ini bener.
Akhirnya keluar juga pernyataaan sayang dari mulut sang lelaki bodoh.
Untungnya si lelaki bodoh itu ga sebodoh yang aku bayangin.
Syukurlah mereka mutusin untuk bertemen karena sadar hubungan mereka itu ga bakalan work it.

Tapi aku tetep belum bisa bernapas lega.
Karena aku sadar, bahwa rasa itu akan selalu menggelitik sudut2 berdebu di ruang hatinya.
Terlebih setelah mereka samasama tau bahwa mereka punya rasa yang sama.
Sudah pasti ada yang berbeda.

Tapi, yawdalah..
Gimanapun aku harus sadar bahwa kapasitas aku cuma mengawasi dan menasehati.
Semua keputusan ada dalam genggamannya.
Toh, dia sendiri tau apa konsekuensi dari setiap tindak tanduknya.
Dia telah lebih dari mengerti mengenai adab bergaul dengan lawan jenis yang syar'i..
Aku sepenuhnya percaya sama dia, dan aku ga boleh mengusik terlalu jauh dalam urusan pribadinya.
Meskipun dia adalah saudara sekaligus sahabatku, tapi disini privasi masih berlaku..

Tapi tetep aja, kalau sampai aku ngerasa ada yang mulai ga bener. Meskipun dia ga mau dicampuri, (maksudnya dicampuri urusannya) aku ga akan peduli. Aku tetap akan turut campur. Hehe...
Well, just wait and see..


Hmmm... kemaren aku nonton Backstreet lagi.
1 lagi seorang sahabat yang rela berkhianat sama temannya atas nama cinta.
Kenapa makin banyak aja orang yang ngehargai kepercayaan.
Makin banyak aja orang munafik..

Oiya, beberapa hari yang lalu aku baca postingan bulbo sufi yang judulnya "Mengapa?"
Gini isinya:

aku tak brhak hakimi kalian,
pilihlah mreka yg tak pernah tahu apa itu toleransi,
pilihlah mreka yg berfikir mnderita batin krn adany penguasa,
pilihlah mreka yg sdh pudar kemanusiawiannya demi kesyahidannya,
dan ktika itu trjadi teman, ktahuilah bhw kt akan bnar2 brada di jurang pmisah yg lebar tak bertepi, . . .
seseorang..
kumohon britahu aku,
mengapa . . ?

Well, aku lumayan ga setuju juga sama pendapatnya.
Aneh, seandainya orang yang rela syahid sebutnya sebagai orang yang telah pudar kemanusiaannya. Aku jadi tergelitik untuk tau, akan dia sebut apa mereka yang telah membunuh saudara2ku (dan saudaranya) sesama muslim di irak dan palestina sana?
Mungkin nanti bakal aku tanyain sama dia.

Maybe dia kecewa sama tindakan amrozi cs. Tapi seharusnya dia bisa mengerti baahwa apa yang dilakukan amrozi itu ga lebih dari manifestasi kebencian dia terhadap amerika yang uda membantai ribuan nyawa umat muslim.
Cuma masalahnya mereka salah sasaran aja. Gimanapun juga dari yang aku tangkep di film ayat2 cinta. Orang bule itu berhak mendapat perlindungan karena mereka masuk ke Indonesia itu secara syah dan legal. Aku lupa apa sebutan untuk orang bule yang berhak mendapat perlindungan itu, tapi pokoknya ada. Aku juga ga bilang karena amerika uda bikin umat islam sengsara lantas segala tindakan mereka (amrozi cs) itu jadi bener.

Oiya, satu lagi unek2ku..
ada lagi satu postingannya yang bunyinya gini:
iLmu poLitik mantrap sdh,
ky na yg kUrang cUman pLajaRan Pkn aj sih..
eh, kasian,. sungguh kasian ,.
ky nA teroris nAmbAh atu Lg neh..
hAha.. mAntrap bgt dah..
kAsian Indonesia ku,
byk musuh dlm keLambu,
gara2 ga bs ke tanah arab jd na cuman bs brkoar2 dsini..
haha..



Aku sih ga tau siapa yang dia sindir, tapi bilang kalo seseorang itu teroris dan kurasa cuma berdasarkan subjektivitas belaka. itu sadis.
tapi yawdalah..
toh, setiap orang bakal mempertanggung jawabkan setiap hal yang dia lakukan, bahkan ucapkan..

No comments:

Post a Comment