November 11, 2008

new comer in lazpagha

di laspagha ada orang baru.
namanya chandra harlim, pindahan dari sma ciputera surabaya.

genap seminggu dia resmi jadi warga laspagha.
ga ada yang berubah selain jumlah kami yang semula 33 kini menjadi 34.
atau nomor absen anak2 kelas yang pada turun tingkat kecuali ade,angga dan andi.


yang kurasakan hanya agak asing.
setelah 16purnama kebersamaan kami dan beragam peristiwa yang telah kami alami.
kini ada satu sosok tak dikenal yang tiba2 datang dan jadi bagian dari kami.

kurasa diapun jika tidak terlalu senang ada di tengah2 kami.

bahkan mungkin dia mengutuki kenapa dia harus enyah dari kelasnya yang nyaman dan menyenangkan dan malah terdampar ke kelas butut ini.
dengan aroma therapi khas sisa metabolisme manusia.
atau harum selokan yang menguap saat hujan.

sebenarnya aku agak iba sama chandra, tak jarang kulihat dia mengipasi diri. kepanasan.
belum lagi dia harus mengejar nilai agar bisa lulus dengan nilai mencukupi.

yah, aku tau apa rasanya hidup berpindah2.
aku juga sangat paham, bahwa jadi anak baru ditengah orang2 yang telah cukup lama bersama itu tidak terlalu menyenangkan. apalagi dia pindah disaat kritis seperti ini.

hmm.. kuharap otak encernya bisa membantunya untuk mengejar dan beradaptasi.

seharusnya sih mudah, mengingat fakta bahwa dia adalah seorang banjaresse, maksudnya orang banjar gituuu..

haha..

yang pasti aku hanya berharap, dia sudi lebih berbaur dengan anak2 kota tapi katro kayak kami ini..

ya sudahlah, segitu dulu tentang dia..

hmm.. perkembangan terakhir tentang si lelaki bodoh..
ternyata galuh benar.
dia benar2 lelaki bodoh, bahkan mungkin b**ng**k,,

galuh pantes dapet yang lebih baik dari sekedar cowok bego kayak dia itu..

hmm.. Liqo kemarenbener2 seru. sepanjang sejarah liqo yang kami lalui, baru hari itu kami ngomongin hal privasi kayak 'seseorangyangmenarikhati',,

haha..

ini semua gara2 mita yang konsultasi mengenai keabsahan interaksinya dengan si 'diaygnamanyatakbolehdisebut',

haha..

dan meluncurlah, kata2 mengenai keberadaan si akhi..
tapi untunglah, identitas si akhi belum terbongkar..

biarlah mereka menebak2, dan jika belum tertebak. mungkin setelah lulus baru akan kuberi tau bahwa si akhi sebenarnya adalah dia.. haha..

hmm..
setelah denger kata2 kak enong, niatku jadi makin kuat untuk meng-cut semuanya.
bagaimanapun interaksi harus aku hindari..

sebab interaksi itu ibarat candu yang akan membuatku ketagihan pada fase2 mawaddah yang (seperti kata nida) belum saatnya kurasai.

ya!!
dan aku pasti bisa!!

tapi mimpi galuh tentang pernikahanku dengan si akhi mau tak mau bikin aku kegirangannya juga..

tanpa malu mimpi itu kuamini.

tapi, aku juga sadar pada pernyataan seorang akhi kepada nida.
akhi itu bilang,

"cintailah orang yang kita nikahi, bukan menikahi orang yang kita cintai"

aku sadar dan paham,
bahwa mencintai orang yang kita nikahi insya allah akan lebih diridhoi dibandingkan jika kita menikahi orang yang kita cintai..

aku memang berharap bisa menikah dengan si akhi yang saat ini aku ehm.. cintai. tapi jika itu tidak Dia ridhoi. kupikir mencintai orang yang aku nikahi pun tak apa..

asal aku menggenggam ridhoNya..

No comments:

Post a Comment