January 10, 2009

Aku ini apatis

Aku ini apatis.
Ya, jika Anda menyebutku begitu.
Aku ini memang apatis, kita katakan saja itu benar.

Tapi mengertilah bahwa aku ini hanya sebatang cermin yang dulu pernah ditanam dirahim Anda.

Tanyakanlah untuk apa cermin itu ditanam?
Tak lain untuk tempat Anda membaca dan mengenali diri Anda sendiri.
Untuk belajar mengayomi.

Jadi jika Anda mengatakan bahwa aku apatis.
Pahamilah bahwa apatis itu mengalir dalam darah Anda juga.
Belajarlah untuk menerima bahwa dalam bentuk yg berbeda, Anda juga apatis.

Toh, aku ini cuma sebatang cermin kan.

Jadi kumoh0n jangan lagi begitu, seolah aku ini bukan anakmu.

No comments:

Post a Comment