February 7, 2009

keberadaan ini selalu punya arti.

2setengah tahun lalu, aku masih berdiri dipojok kenangan. Sebuah sudut terpencil yang diapit oleh dinding wc laki2 dan kelasku waktu kelas 1. Sudut itu kunamai sendiri. Pojok kenangan.

Dulu, aku sering merenung disitu. Mengutuki keberadaanku dikota ini.Bertanya2 sendiri sedang apa teman2 smpku di tanah tak terperi itu. mengira2 kehidupan macam apa yang selanjutnya akan mereka jalani. terkadang menghitungi tetesan2 hujan sambil berharap rinduku menguap pelan2. menatapi langit sembari berteriak kuat2 didalam hati bahwa meskipun terpisah pulau kami masih berada dibawah langit yang sama. sekedar menghibur diri. berusaha berdamai dengan realita. berusaha menerima.

Tapi detik ini, ketika kusadari bahwa waktuku tinggal sedikit dik0ta ini. Ada sedikit sesal kenapa dulu aku menutup mata begitu lama. kenapa harus kubuang waktu untuk terus mengutuki?

Setahun kemudian barulah aku sadar. Bahwa keberadaanku disini bukanlah kesia2an. Butuh waktu setahun hingga akhirnya aku benar2 paham bahwa aku disini untuk sebuah alasan.

banyak hal yang aku pikirkan belakangan ini. mengenai hal2 apa yang mungkin terjadi jika saja aku ga disini.

Jika aku ga disini, sudah pasti aku ga akan pernah merasai menjadi ketua akhwat ksi. Bisa jadi aku malah menjadi bagian dari slowbeh. Berkumpul bersama elvira,mita dan oci. Jika aku ga disini, aku ga mungkin tau apa itu ukhuwah, apa itu dakwah, apa itu halaqah. Aku ga mungkin kenal mereka, semua akhi dan ukhti di ksi, seluruh warga laspagha, kader2 pks di iqro club, berupa2 manusia di sekolahku tercinta. aku ga mungkin kenal mereka. Orang2 luar biasa.

sehabis shalat magrib tadi. Aku benar2 bersyukur bisa ada disini. Meskipun aga terlambat menyadari, tapi aku sungguh2 bersyukur.
Aku mensyukuri takdirku, untuk ada disini.

Ternyata memang benar. Bahwa apa yang kita anggap baik belum tentu baik untuk kita, dan apa yang kita anggap buruk belum tentu buruk untuk kita. DIA lah yang Maha Tahu Segalanya. Maha Mengerti Semuanya. Maha Pemberi yang Terbaik untuk Hambanya. Maha Luas Kasih Sayangnya. DIA lah Maha SEGALAGALANYA!

Semuanya telah diatur olehNYA dengan sedemikian rupa. dengan begitu sempurna.

Jadi dimanapun kelak tubuku tegak, di bagian bumi manapun kakiku nanti berpijak. Aku akan terus ingat bahwa selalu ada arti dari tiap keberadaan. karena DIA, sungguh telah mengatur segalanya.

Mungkin memang perlu waktu untuk beradaptasi, tapi aku ga akan menutup mata lagi.

PENTING! : seorang saudariku lagi di opname karena penyakit kelainan darah yang entah apa namanya. Jadi m0hon doanya supaya dia cepet sembuh ya..

Ayo ukh.. tetap bertahan dan berjuang! Jangan mau kalah, jangan pernah menyerah. Sebelum putusan Allah nyata didepan mata, ikhtiar must go on. Semangaattt !!!
Uhibbu ki fillah ukhti. Sungguh!

No comments:

Post a Comment