March 17, 2009

anak bawang inipun akhirnya muntah juga.

padahal bes0k ujian bahasa jepang. Tapi karena tanganku uda nggatel mau muntah, pengen m0sting crita yg kualami siang tadi, ditambah lagi mataku yg uda puyeng ngeliatin huruf2 katakana hiragana dibuku. jadi aku milih buat m0sting bentar.

Jadi gini, waktu aku tengah mengembangkan otak kiriku untuk mengarang jawaban mengenai dampak iptek pada perang dunia 2 saat uts tadi, tiba2 terdengarlah sebuah lagu buatan om Rhoma yg berjudul "Darah Muda" entah darimana.

Begitupun aku masi berusaha tetap k0nsentrasi mengarang. Namun tak lama berselang, mengalun pula tembang yg sudah sangat akrab ditelingaku yaitu lagu "kucing gar0ng".

Usut punya usut, ternyata parade lagu2 dangdut itu berasal dari acara kampanye sebuah partai.

Menggelikan sekali.

Aku pun teringat cerita kak en0ng waktu beliau bertanya pada salah satu panitia pemilu mengenai alasan k0nversi tata cara pemilu dari menc0bl0s jadi menc0ntreng.
Bukankah perubahan ini akan mengeluarkan biaya, waktu dan tenaga lagi untuk s0sialisasi.
Dan ternyata alasannya adalah karena pemerintah menganggap bahwa masyarakat ind0nesia sudah cerdas.

Waktu kak en0ng crita sih, aku cuma angguk2 aja. Meskipun dalam hati masi tetap gak ngerti apa hubungannya menc0bl0s ataupun menc0ntreng dengan tingkat kecerdasan sese0rang.

Tapi, sekarang aku jadi geli sendiri.
Kalo emang bener menurut mereka rakyat kita uda cerdas, kenapa sistem kampanye gak dibuat m0del dial0g ato talksh0w interaktif saja.
Dimana para caleg bisa menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat secara langsung.

Ini malah dibuat m0del acara dangdutan dimana setiap orang, baik laki maupun perempuan bisa j0get2 gak karuan tanpa tujuan.
Ato ada juga yg kampanyenya m0del k0nv0i dijalanan.
Anak2 dibawa sekedar untuk memeriahkan tanpa mengindahkan keselamatan.
Lagipun kupikir kampanye m0del begini gak guna juga.
Bikin huruhara, macet dan yg pasti memperparah p0lusi udara.

Boi !
Ayolah..!
Buat met0de kampanye yang cerdas juga mencerdaskan.
Bukan sekedar event event jambu yang penuh g0mbal rayu.

Pemb0d0han ini harus segera diakhiri, b0i !

PS:
bukan maksud menasehati.
apalagi menggurui.
cuma sekedar tumpukan uneg uneg, yang bisa jadi akan berbahaya jika tidak segera kumuntahkan disini.

10 comments:

  1. Wah...wah..wah..
    Hasil muntahannya aja kayak gini ya, gimana kalo benar-benar hasil pemikiran ya... :)

    Ya, pemilu kita memang nggak selalu jauh dari yang namanya 'topeng'...

    ReplyDelete
  2. yuphhh, setuju banget, kampanyenya dangdutan terus ... mana bisa mendidik bangsa ...

    ReplyDelete
  3. >umi rin_< yah, begitulah mi. pusing ana liatnya.

    >jonk_< hu'uh.. lagunya kucing garong lagiihh..
    ado ado sajjoo..

    ReplyDelete
  4. begitulah cara mereka mengumpulkan massa,saya kira tidak efektif dan pemborosan,dan sumber kerawanan..lbh baik kampanye dengan tulisan

    ReplyDelete
  5. hu'uhh..!
    Bener juga.
    Kalo pake tulisan kan, ada bukti otentik dari janji2 mereka ya om.
    Jadi mereka mau gak mau harus mempertanggungjawabkan segala janji2 yg dulu mereka k0ar2kan untuk narik simpati rakyat.

    ReplyDelete
  6. Konvoi dijalanan menurutku juga nggak seberapa efektif...
    Selain karena menimbulkan kemacetan (pengalaman pribadi karena kesel dengan para konvoi yang seenaknya pake jalan raya) juga menimbulkan polusi udara seperti yang dikatakan tadi...
    Belum lagi warga setempat yang merasa terganggu dengan bisingnya suara sepeda motor yang dilewati oleh para konvoi tersebut...
    Bukannya warga senang tapi malah menggerutu...
    Kalo soal peralihan dari mencoblos ke menyontreng menurutku sih hal itu dikarenakan anggota Parpol dalam pemilihan kali ini sangat banyak, lihat aja lebar surat suaranya kayak apa???

    ReplyDelete
  7. Iya.
    Tapi aneh juga ya om liat banyakny angg0ta parp0l yg diajuin jd caleg itu.
    Padahal masyarakat juga belum tentu kenal sama tiap calegnya. Palingan ntar cuma lambang partainya aja yang dic0ntreng sama mereka. Hehe..
    Selain itu, belum tentu juga kalo semua angg0ta parp0l yg ada di surat suara itu berk0mpeten.
    Yah, harusnya sih masing2 parp0l bisa bijaksana dengan mencal0nkan hanya kader2 yang bener2 punya kemampuan.

    ReplyDelete
  8. Bravo lyn....

    udah gak jaman kampanye joget :)
    Emang dikira yg joget di situ mau coblos...eh..contreng partai pemodal acara joget bareng? neii neii neiii

    Sekarang...joget dulu...aaah

    ReplyDelete
  9. Kedengarannya bagus, saya suka membaca blog Anda, hanya ditambahkan ke favorit saya;)

    ReplyDelete
  10. #anonymous: makasih anonymous..
    berkenan tukeran link? =)
    #mbak dyah: jiaaa... malah dia yang joget. yahaa..

    ReplyDelete