May 3, 2009

mana yang kupilih???

aku tau yang seharusnya aku lakukan adalah mencari kebenaran.
hanya saja memilih diam dan tetap mempercayai saja apa2 yang terlihat olehku itu jauh lebih mudah daripada harus mengorek ngorek borok yang mungkin berusaha ditutupi.
toh, pada faktanya segala sesuatu itu memiliki boroknya sendiri.
sebagian besar memilih untuk menutupi borok2 mereka dan sebagian kecil memutuskan untuk menunjukkannya.
dengan menunjukkannya kita mungkin akan dicerca, tapi disamping itu kita juga bisa menggerakkan hati orang lain untuk ikut memberikan penyembuhan.

tapi ketika datang seseorang kepadamu dengan membongkar sejumlah borok dari sesuatu yang kau yakini bersih. -seseorang yang mungkin sudah sangat tahu mengenai sesuatu itu-.
apa kau akan memercayainya?
padahal apa yang kau lihat sama sekali berbeda.
apa kau akan berusaha mencari kebenaran dari kata2nya?

yah, aku tau pada akhirnya kebenaran itu pasti bakal datang juga.
cepat atau lambat.
kucari ataupun tidak, nanti kebenaran pasti akan terbongkar sendiri.
yang pasti pada titik itu hanya 2 hal yang akan kudapatkan.
kebanggaan atau tamparan.
dan dititik inipun aku masih belum punya firasat apapun tentang itu.

15 comments:

  1. kalau milih kebenaran nggak nyesel deh ..meski kena tampar ... kebenaran kadang pahit rasanya tapi pasti manislah buahnya ....

    ReplyDelete
  2. hmmm..
    baiklah,,
    tapi ngumpulin keberanian dulu.

    ReplyDelete
  3. Betul Om Bontot, so dinda Mel harus berani, apa perlu di panggilkan tim termehek-mehek versi gerombolan siberat dg Mrpsycho n jeng Quin sbg pemandu acaranya,Ane n BangBongJun yg jadi detektipnya Om Bontot n Om Srex sbagai keamanannya hahahahaha......!

    ReplyDelete
  4. hmm.. boleh juga usulny om.
    melyn jadi client pertama.
    entar kalo sukses kita lanjutin acaranya.
    kita bisa kaya tuh, terus dapet panasonik award.

    tapi judulnya jangan termehek2, kita ganti jadi terbahak2 ajah om.
    kan production housenya sindikat si berat. xixixi..

    ReplyDelete
  5. terkikik2 juga boleh.
    secara si berat hobinya ngikik kayak mbak kunti.
    xixixixi...

    ReplyDelete
  6. ayo mengumpulkan keberanian, mell is rock deh, ....

    moga cepet2 bisa milih :)

    ReplyDelete
  7. huft..
    yayaya sem0ga.

    still wedi sebenernya.
    ahhaakk..

    ReplyDelete
  8. jangan kau cari kebenaran mel,...tapi cari dan singkirkanlah tembok dihatimu yang menghalangi dikau dari melihat kebenaran,...

    gila....kayak filosof xixixi...hancurminah !!!

    ReplyDelete
  9. yayaya.
    Ada benernya juga om, kadang meskipun kebenaran itu uda didepan kita, kita tetep gak bisa liat karena sebenernya dihati kita ada temb0k.
    Jadi, yg seharusnya kita lakukan adalah menghancurkan temb0k itu dulu. Kalo uda gitu, tanpa kita cari2pun kebenran bkal terlihat dengan sendirinya.

    *gilaaa, s0k filsufnya nular.
    Ckckck.. gak paman, gak p0nakan, pada s0k filsuf semua. xixixi..*

    ReplyDelete
  10. kebenaran ssungguhnya ada dihati kita..

    salamm kenal dari bunguran..

    ReplyDelete
  11. ya serapat apapun keburukan disimpan akan terbongkar juga.

    ReplyDelete
  12. hah? melyn kamu borokan? xixixi... what's up sis? is there anything we can help you?

    ReplyDelete
  13. huehe..
    lagih bingung neh mbak.
    but dont worry, i'll be okay.
    xixixixi...

    ReplyDelete
  14. bagian menampar,boleh aku yg jadi suppliernya yaaaaa ..
    btw,hidup ini kadang absurd dik..kebenaran dan kebusukan kadang tak terduga..dukun mana yg bisa meramal ketua KPK bakal dipenjara? kasus perempuan pulak..

    ReplyDelete