March 2, 2010

tentang kopdar dan tampil saman.



awalnya kupikir libur maulid 3hari kemaren bakal aku gunain untuk melanglang buana keluar jogja. entah itu ke purwokerto ngerecokin intan sekaligus nyatronin bg hil buat nagih traktiran big grin ataupun ke semarang nyamperin galuh sebagai kunjungan balasan.

yang jelas seminggu kemaren aku bener2 penat sama rutinitas. aku capek latian saman tiap hari buat tampil saman di dies natalis 3maret. aku bosan. latian tiap hari cuma bikin remuk badan. tanpa ada progres yang bener2 brarti. gendang masih awut-awutan gerakan masi berantakan penyanyi masi asal2an.
juga soal upgrading tanggal 6nanti. juga inagurasi tanggal 20maret ini, anak2 kelas yang masi pada individualis dan sangat tidak kooperatif. dan juga juga tentu saja talkshow raditya dika bulan april nanti. entah kenapa ada banyak agenda acara yang jaraknya saling berdekatan.

ah.. ya.. ada satu lagi yang menyita,
tika. dengan segala romansanya. dengan segala keputusan dan pengkhianatannya terhadap komitmen yang udah 2tahun dia jaga.

too much to do.. bikin aku merasa dihimpit waktu.
too much to think.. dan segalanya membuatku makin pening.
rasa-rasanya kemaren itu aku bener2 pengen lari dari semuanya. jauh dari jokja, jauh dari tika.
aku pengen egois sebentar, berusaha gak peduli pada waktu yang kian intens menampar-nampar. mencuri sedikit kebebasan. melupakan apa itu rutinitas, menikmati ketakbiasaan yang menetas. berharap setelah tiga hari segalanya sudah jauh berubah. berharap ketika aku kembali secara ajaib saman uda gak lagi acak2an, penari dan gendang uda ada paningkatan. berharap setelah 3hari aku kembali, uda ada peningkatan dalam perkembangan persiapan upgrading dan anak2 kelas mendadak uda pada punya sense of caring. gak lagi individualis. gak lagi pada apatis.
berharap ketika aku kembali panitia acara uda punya konsep untuk talkshow raditya dika.
dan aku berharap, ketika aku kembali, tika gak lagi terus2an menjilat ludahnya.

tapi aku tau. harap2 macam itu sama sekali bukan solusi dan gak akan pernah bisa memberi sesuatu yang berarti.
untungnya aku tetap sadar bahwa jikapun aku tetep ngotot pelesiran, yang akan menyambutku setelah tiga hari itu adalah pelototan garang mbak cindy, dengan tali jemuran horornya yang akan tampak sangat mengancam. dan ah... ya.. juga tentu saja senyum jahil kak zamzam dengan kaos kaki ajaibnya yang mematikan.
untungnya saat itu aku cukup cerdas untuk menyadari bahwa baik kaos kaki maupun tali jemuran benar-benar bukanlah pilihan yang nyaman. resikonya jauh lebih besar. maka akupun memilih tetap tinggal. dengan segala penat. dengan segala rutinitas yang mencekat. dan juga dengan atmosfir jogja yang menyengat.

tapi syukurlah, di tengah segala ketidakberuntungan itu aku berkesempatan kopi darat dengan ms. quinsya. Big Boss wohoho.. siapa sangka, akhirnya aku bisa juga kopi darat sama blogger yang sering ketiduran kala YM an ini??
dan seperti yang bisa di duga, kopdar kami diisi dengan ajang menarsiskan diri juga ketawa ketiwi. B-)

dan sekarang, setelah kupikir2 lagi, jika saja saat itu aku nekat membolang. tentu aja gerakan samanku bakal ancur2an. aku bakal banyak ketinggalan dan bisa jadi gak bisa ngejar. dengan penambahan gerakan dan ritme yang dipercepat, aku tau itu gak akan bisa mudah dengan waktu yang sebegitu sempitnya. dan aku juga gak akan ketemu bg iqbal, tetangga depan rumahku waktu di aceh dulu, kuakui, yang ini betul2 kebetulan langka yang sungguh tak disangka. seberapa besar kemungkinannya? kecil. bener2 kecil.

sekarang uda nyaris jam dua malem. aku uda melanggar satu pantangan yang sedari tadi diwanti2 bang zaki. jangan ngalong! karena besok tanggal tiga dan ini bulan maret. dies natalis tanggal tiga dan di bulan maret juga. dan itu artinya kami bakal tampil besok. besok?
bukan! tapi hari ini. karena ini uda jam dua, itu artinya ini uda tanggal tiga. dan itu artinya kami bakal tampil hari ini. HARI INI??!!
HARI INI!
dan disinilah segala perjuangan akan mencapai puncaknya. tepat jam 12.15 siang nanti. hari ini tiap keringat yang menetes akan menunjukkan pembuktiannya. hari ini, segala lelah, segala penat, segala dongkol, segala tawa, segala keluh, segala peluh, segala kesah dan gelisah akan mencapai pelunasan ataupun menjadi hutang untuk penampilan saman kami selanjutnya.

dan tiba2 aku merasa excited sekarang.
tiba2 aku jadi cinta saman. teringat tawa kami yang berderai derai, ulah kocak sekaligus autis kakek dan kak zamzam. teringat keringat kami yang bertetesan di lantai selasar MEC (middle east corner). teringat wajah2 serius kami menguasai garakan2 baru. teringat nyut2an di pergelangan kaki dan lutut. teringat saat2 jenuh yang dulu mengetuk-ngetuk. teringat segala.
dan aku berharap siang nanti kami semua bisa ngasih yang terbaik.
yang terbaik dari yang bisa kami usahakan semampu kami untuk orang2. untuk mengharumkan nama jurusan. untuk pembuktian eksistensi dari komunitas generasi awal yang dulunya diremehkan. untuk kami.

*foto waktu masih susah (kayak sekarang uda gampang aja?) waktu penampilan perdana komunitas saman sastra arab di jurusan. dengan baju 15ribu dan bawahan sarung dan jarik. bener2 seadanya. tapi besok, uda pake songket. yihaaaa..!!YahooYahooYahoo

7 comments: