July 3, 2010

menulis lagi

oke, jadi aku punya waktu 30 menit sebelum tiba waktunya lampu kamar mesti dimatikan.

aku habis nonton film inkheart. film yang direkomendasikan mister ab -seorang dosenku- untuk ditonton.
dari film ini aku sadar. well, aku semakin sadar.
bahwa aku memang harus menulis. bahwa aku gak boleh lagi males-malesan nulis.

kalian tau kenapa??

karena kata-kata yang dituliskan itu benar-benar kuat.

ini quote yang ada di film itu. aku pikir hal itu ada benarnya.
dan bukankah tulisan itu warisan? batting eyelashes
bukan saja untuk generasi yang akan datang, tapi juga untuk kita.

aku jadi ingat anjuran -kalau tidak bisa dibilang desakan- mas abe agar aku menulis pengalaman-pengalamanku.
ya, karena aku tinggal berpindah-pindah tentu banyak hal yang aku dapat. itu menurut beliau. dan aku pikir, ada benarnya juga.

sejak dulu aku sadar betapa beruntungnya aku bisa tinggal berpindah-pindah. yah... disamping berpindah-pindah itu merepotkan dan kalau boleh jujur juga sedikit menyakitkan. tapi sebenarnya cukup menguntungkan juga. paling gak, aku jadi tahu keunikan dari kota-kota yang pernah aku tinggali maupun kukunjungi. kebudayaan, tempat wisata, makanan khas, ritual, adat-istiadat sampai bahasa daerah.

hemm.. aku jadi ingat seseorang yang aku temui beberapa hari lalu di polres sleman sewaktu menemani disha mengurus STNK nya yang hilang. seseorang yang tanpa kuduga ternyata adalah seniorku di fakultas. seseorang yang hobi traveling, sama seperti hilmy, juga seperti mas abe, yang menganjurkanku menulis dengan begitu menggebu. yang menyadarkanku betapa beruntungnya aku.

ahh... aku jadi ingat berapa banyak tulisanku yang gagal diposting karena tak tuntas dipertengahan. dan memang selalu begitu.. semangat di awal, lalu kehilangan passion di tengah jalan.

ya.. aku tau itu bukan hal luar biasa, malah bisa dibilang lumrah. bukan masalah besar, toh itu manusiawi yang tiap orang pasti pernah mengalami. yang menjadi masalah ialah kalau aku menyerah. mengalah pada rasa malas hingga tulisan tak tuntas itu terbiar begitu saja.

lain kali gak bisa seperti ini.
kalau begini terus, semua pikiran dan perasaanku hanya akan terbang melayang-layang tanpa sempat ditangkap dan dipetakan. dan apapula yang akan aku sisakan untuk kuingat diwaktu mendatang??
apa pula yang bisa menjadi warisan??

hemm.. aku ingin menangkap lagi pikiran-perasaanku yang dulu-dulu. kejadian-kejadian, pikiran-pikiran, perasaan..
ya, semuanya harus dimuntahkan. biar gak hanya melayang-layang di kepala hingga kemudian lenyap begitu saja. memang harus dipeta dalam kata-kata, dan harus ditulis agar bisa dibaca.
gak mesti diposting. hanya asal aku menuliskannya. hanya agar waktu tak begitu saja bisa melenyapkannya.

kalau dipikir-pikir memang ada banyak kejadian yang terlewat, ada pikiran-pikiran yang belum tertangkap, ada banyak perasaan yang perlahan-lahan menguap. dibelakangku, ada banyak hal yang gak bisa dibilang biasa dan diabaikan begitu saja.
yang aku takut kalau-kalau hal-hal tersebut menjadi semakin samar dan pelan-pelan terlupa. untuk itulah kenapa aku mesti menulis, memetakannya dalam kata. sebab kata-kata yang dituliskan itu benar-benar kuat. sungguh-sungguh kuat.

sekarang sudah lewat tengah malam. 30 menit terlewat dari waktu yang aku tenggatkan.
esok hari menunggu.



kamar 14, Mahendra Bayu, 00:47

2 comments:

  1. Selamat menulis, Mel. Mari sama-sama kita budayakan menulis :) *ini juga lagi ngehank otaknya, jarang nulis... hiks...*

    ReplyDelete
  2. melyyynnnn... kamyu tuh yaa... pas mas ab bilang jangan malas menulis, baru deh didengerin.. kan dakuh dari dulu juga selalu bilang gitu, kalo KAMU BERBAKAT DAN PENULIS YANG HEBAT.

    dari temen2 blogger yang saya temui, saya baru nemu melyn & acep yang punya gaya sendiri dan BAGUS. makanya waktu itu saya punya ide untuk bikin buku keroyokan, tapi bingung karena kemampuan kalian berdua jauuuuhhh banget diatas saya. saya cuma jadi narator deh :D

    ReplyDelete