November 10, 2010

putri2 az-zahra: tentang fathimah dan 'aisyah

heihei.. sobah el kheerr ! big grin
sebenarnya ini postingan tadi malam yang aku pending karena dismore yang tidak tertahankan. (keren kan bahasa saya? dismore. baru tau kalo itu namanya dismore meskipun belom tau gimana nyebutnya hee hee)
maka jadilah, aku mutusin untuk langsung tidur meskipun waktu masih menunjukkan pukul 20.13.
iya, masih jam segitu dan aku udah tidur aja dan baru terbangun beberapa menit sebelum jam 6. ohohow, hampir 10 jam!!!
malam tadi aku benar2 tidur kayak bayi. dan kerennya dengan tata cara yang normal serta baik dan benar; mematikan lampu kamar, laptop tertutup dengan benar serta pintu dan jendela yang dikunci rapi.
ini yang bikin mood-ku cihui kali pagi ini. happy
oke, sebenernya bukan soal tidur tenang nggak penting ini yang mau aku ceritakan, yang itu tadi baru kata pengantar. big grin

aku mau cerita tentang santri2 wanita di az-zahra *ceilah! wanita.
jadi, dua hari yang lalu waktu aku lagi jalan kaki ke kampus buat latihan, aku ketemu latifa. iya, anak kelas fathimah yang paling pecicilan itu, yang paling metal itu, yang suka ngambekan itu.
ahaa.. waktu itu dia lagi manjat2 sebuah mobil jip entah punya siapa yang diparkir rapi di garasi sebuah rumah yang aku tau itu bukan rumah dia.

huaahh.. kangen sekali aku pada bocah perempuan itu. sad
disitu, dengan posisi menggelantung pada mobil jip itu, dia mengeluh kenapa aku enggak pernah datang lagi ke TPA, aku tersenyum saja, lama2 bosan juga selalu melontarkan alasan2 yang terlampau memuakkan. lagi sibuk, latihan ratoeh deuk, kuliah, tugas atau apalah. masalah sebenarnya bukan karena aku tidak ada waktu, tapi karena tidak menyempatkan untuk itu.

jujur, aku rindu pada koor mereka yang menyambutku datang, pada serbuan pelukan mereka ketika bahkan aku baru sampai dimulut pagar, pada auri, puteri, ayesha, latifa yang sering berebut minta dipangku, pada qifa yang selalu minta digendong pada siapa saja, pada ayesha yang selalu minta diantar sampai rumah.
iya, pada mereka yang saling cemburu jika aku hanya menggandeng tangan salah satu.



terlebih lagi, aku rindu pada suaraku sendiri ketika meminta mereka agar tidak berlari-lari di dalam mesjid. blushing

sore kemarin, ketika aku baru sampai rakaat pertama shalat ashar-ku sepulang dari kampus, aku mendengar suara bocah2 memanggil manggil namaku dari lantai bawah, diikuti dengan suara tika bersama mereka. aku hapal itu suara anak2 'aisyah, kelas yang diampu tika. setelah selesai shalat akupun bergegas menuju teras atas, melempar kunci dan menyuruh mereka naik sendiri *ustadzah apa-apaan ini? blushing*

awalnya kupikir, tika memang sengaja mengundang mereka, barangkali mau nonton film upin ipin atau melakukan hal2 edukatif lain. hee hee
saat itu aku masih mengenakan mukenaku ketika menyilahkan mereka memasuki kamar dan mencetuskan pertanyaan "mau nonton sama mbak tika ya?" dengan lugunya.
tapi kemudian amelia menyergah dan merengek agar aku datang ke TPA utuk mengajar anak2 'aisyah. dari dia, aku tau kalau tika mau ke amplas buat nemenin temennya benerin macbook.

tunggu-tunggu! bukannya tika yang mengangkut adek2 dari TPA ke kosan? dan apa pula yang kudengar barusan? amel bilang dia mau ke amplas?

ah, si tika itu rupa2nya minta dibakar, berani2 menghancurkan rencanaku untuk internetan dan berleyeh2 di kamar.
baiklah2, kita lihat saja. segera setelah urusanku dengan adik2 selesai kamarnya pasti akan berlumur pasir vulkanik dari merapi. angry

sebenarnya aku bisa saja berdalih mau mengerjakan tugas dan mengabaikan anak2 'aisyah yang sudah memelas-melas. tapi enggaklah, bukankah aku baru bilang kalau sebenarnya aku juga rindu TPA? dan begini2 juga aku sayang pada anak2 'aisyah meski belum pernah sekalipun aku merasakan mengajar mereka.
jadilah akhirnya mereka kusuruh ke kamar tika sementara aku melepas mukena.

sayangnya, begitu sampai di TPA enggak ada satupun anak fathimah yang nampak batang hidungnya. hanya ada kak abdul dan 4 orang santri, dua diantaranya laki2.

salah satu hal yang kupelajari, anak2 'aisyah cenderung lebih kalem dibanding anak fathimah yang isinya bocah2 kelas satu sd semua. enggak ada yang lari2 di mesjid, enggak ada yang manjat2 pager, enggak ada yang meluk2 tiang kayak anak cacingan dan enggak ada yang main ngambek2an. dan hari itu aku benar2 membuktikan apa yang pernah tika bilang, bahwa anak 'aisyah sangat2 suka main CCA, cerdas cermat agama.

ahaa.. di az-zahra ini, tiap kelas dan tiap anak memang punya karakteristik sendiri. dan aku mulai hapal bentuk-bentuknya. anak2 fathimah akan senang dengan pelukan atau senyuman, tapi anak2 'aisyah, mereka senang jika bisa menjawab pertanyaan.

kemudian sebelum pulang, mereka banyak bertanya tentang haji. tentang kakbah, tentang melempar jumroh, tentang safa dan marwa.
dan ketika itu pula kami membuat satu perjanjian, mereka ingin main ke kosan. yasudah, kuiyakan saja, pukul 4 besok sore.

besoknya mereka benar2 datang. yang membuatku tercengang, mereka datang dengan baju yang warnanya diseragamkan; kuning terang.
agenda hari itu sederhana saja, nonton film, memamah biak, mengoceh-ngoceh tentang teman2 sekolah mereka, tertawa2, dan *ehem, ini bukan ajaran saya* berfoto ria.




dan yang terjadi selanjutnya ialah saya kehilangan kendali, mereka malah narsis sendiri.
ckck.. ajaran siapa ini? not talking





aih, betapa cinta aku pada mereka
love struck Heart Beat love struck

ps1: hari itu akhirnya aku mengerti apa arti ikhlas yang diamini triani, bahwa ikhlas tidak hanya ada ketika kita merasa ringan melakukan suatu perbuatan, tapi ikhlas juga ada ketika kita dituntut berbuat sesuatu, merasa berat atas itu, tapi tetap melakukannya demi ridho Rabb kita.

ps2: terima kasih kepada saudari tika. jika bukan karena dia, hari itu aku tidak akan belajar apa-apa.

love love az-zahra Heart Beat Heart Beat Heart Beat

3 comments:

  1. jadi dismore itu apa? diare? ;))

    ReplyDelete
  2. ahaa.. dismore itu sakit perut yg klo cewek lagi dapet itu loh. nah, loh.. baru tau juga kan? hebat memang temenku yg cowok satu itu, bisa tau dismore. ;pp

    ReplyDelete
  3. anak-anak TPA ya..kalo aq ngajar anak2 sd di bimbel, kadang nyenengin kadang nyebelin,tpklo diingat2 kadang bikin ketwa juga,hehe.

    oia,kok melyn latihan ratoeh duek?tu kan tarian dari Aceh kan? asalnya dr mana ni? *hahaha,bayak nanya,penasaran sih.

    salam kenal ya, jgn lupa kunjungin blogku juga :D

    ReplyDelete