November 8, 2010

saman sekarang

big grin

aku pasti dijitak mba cindy kalo ketauan nyebut-nyebut saman. baiklah, mulai dari sekarang, aku akan menyebut tarian yang kami geluti ini dengan namanya yang sebenar-benarnya; tari ratoeh deuk(cewek) dan likok pulo(cowok).

kenapa begitu?
yap, karena aslinya tarian saman bukanlah tarian yang kami tarikan. aslinya tari saman merupakan tarian sakral yang gerakan2nya tidak boleh dimodifikasi. kalau yang aku lihat di acara sePAt dulu itu, gerakan tarian saman asli yang dibawakan oleh abang2 dari gayo itu ritmis sekali, dari yang paling pelan kayak orang cacingan sampai tempo yang luar biasa cepat. sampai merah muka penari2nya saking kecepatannya yang membikin penonton guling2 takjup. keren lah pokoknya. thumbs upapplausenot worthyapplause

well, tapi bukan ini yang mau aku ceritakan panjang2. soal saman gayo itu hanya intermezo. hee hee

aku mau bilang pamer kalo tari ratoeh deuk dan likok pulo kami sekarang udah beda.
setelah keluarnya mbak cindy sebagai koordinator kami, semua itu bikin kami jadi evaluasi lagi gimana kinerja kami setaun ini. masing2 udah mulai capek, banyak yang mulai makan hati kemudian melarikan diri, kenapa pula kira2?

akhirnya kami sampai pada satu kesimpulan; sistem kami yang belum benar.
sistem yang enggak bener bikin kami jadi enggak profesional.
dititik itu aku juga membenahi lagi komitmenku. rasa senangku atas saman yang dulu.

sekarang, mbak cindy udah jadi koordinator lagi sekaligus guru kami, supaya nggak telat2 lagi maka tika didaulat jadi wakilnya dan uni jadi officialnya. udah ada jobdesk masing2.
mengingat honor tampil yang nantinya pasti bakal habis, maka uang kas mulai diberlakuin.
konfirmasi telat mesti sejam sebelum latihan kalau enggak mau dapat hukuman dan itupun harus dengan alasan jelas yang masuk akal.
pun barangsiapa yang terlambat mesti lari keliling dengan jumlahan putaran dua kali lipat dari teman yang lain dilanjutkan nari 1 gerakan dari awal sampe akhir sendirian kayak anak bego.

dan semua peraturan2 baru ini akan diketik kemudian di laminating jadi kayak semacam buku perundang-undangan saman.
musyawarah panjang tadi ditutup dengan makan2 dalam rangka memperingati setahun berdiri sekaligus hari kelahiran kembali saman kami.
hem, tari ratoeh deuk dan likok pulo ding. big grin

yang jelas sekarang aku udah senang lagi di komunitas ini. sakit-sakit senang-senang, enggak ada yang satu sakit yang lain senang, yang satu senang yang lain kesakitan.
sekarang udah jelas sistemnya,
dan sepertinya aku bakal dapetin lagi passionku di bidang ini. di komunitas yang sungguh2 sangat kusayang ini.



love love saman likok pulo ratoeh deuk
Heart Beat love struck Heart Beat



selesai ditulis dengan perasaan senang di kamar nomor 14
mahendra bayu, pukul 8:37

8 comments:

  1. kalo telat jitak aja mbak cindy,

    dah aku ijinin, wekekeke

    ReplyDelete
  2. foto melyin kok ga ada yang pose close up
    kan saya pengen liat...

    sukses buat acaranya ya mel...

    ReplyDelete
  3. wah saman.... berjuang terus melestarikan adat!

    ReplyDelete
  4. *rizkimufty: sepplah!
    *bintangair: hehe.. ntar deh kapan2 mbak. ;)
    *abang: hoo, sory yaa.. mba cindy mana tega jitak aku. ;p
    *tongkonan: amiin, insya Allah. go go saman go.. ;D

    ReplyDelete
  5. aku ingin trance sufi-nya
    hilangnya raga
    bersatunya jiwa dengan yang MAHA TERCINTA
    mencicipi manisnya madu
    legitnya perjumpaan
    dan
    menangis menitikkan air mata persembahan

    hingga aku pun seperti terbangun dari tidur panjang

    ReplyDelete
  6. *secangkir teh: hehe.. gambar yg mana mbak?
    *mas abe: are u okay? ;D

    ReplyDelete