November 9, 2010

tahun lalu

aku masih ingat setahun lalu. yah, satu tahun kurang seminggu dari waktu yang sekarang.
barangkali memang satu hari tersia-sia sejak 18tahun dari waktu aku dilahirkan.
yuhu.. itu hari ulang tahunku. ulang tahun terburuk menurutku.
well, aku pernah mengalami ulang tahun tanpa satu orang pun yang menyadari, bahkan diriku sendiri. saat itu lebaran jadi semua orang cukup disibukkan dengan bertamu sana sini, kue2 dan silaturahmi. aku lupa itu saat ulang tahun keberapa, barangkali yang ke 13 atau 14, tapi bagiku, itu enggak pernah jadi masalah. paling nggak, bukan kayak yang satu ini.

berkeliaran sampai jam dua malam, boncengan sama cowok, haha-hihi nggak jelas, bau rokok, kehujanan dan saling melempar kue.
apa itu? aku bahkan mengabaikan iven temenku sejak smp yang sejak sore menungguku di kamarnya dengan sepotong kue. alih-alih menghabiskan waktu dengan ivena, aku malah berkumpul dengan orang2 yang belum sepenuhnya kukenal dan memubazirkan campuran terigu, telur, gula dan pasta demi kesenangan kami saja. membenarkan orang2 dewasa memuntahkan kata2 persis seperti apa yang ayah-ibuku lontarkan ketika melihat anak perempuan berkeliaran dengan cowok malam2. kemana orangtuanya?

yah, malam itu aku menjadi pendosa karena membuat orangtuaku dicela.
dan hebatnya malam itu aku masih saja tertawa-tawa. bah! itu kelakuan macam apa pula?

benar2 sebuah awal yang baru bisa dibenarkan hanya jika kau ingin memulai tahun yang mengerikan.

dan sekarang tinggal satu minggu. love struck love struck love struck

yah, tinggal satu minggu memasuki satu tahun terakhirku sebelum umurku sampai 20.
dan setelah lewat satu tahun nanti enggak bisa menyombong2kan diri dengan status teenager lagi.

aku udah bikin list hal-hal yang ingin kulakukan di umur 19 ini. yahaa.. mengagumkan mengingat list ini sudah kubikin sejak dua bulan yang lalu.
hei hei, bersemangat sekali kau, mel ! ahaa..
biarbiarbiar. gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan, bukan? winking

beberapa dari list itu terpaksa aku coret melihat kenyataan yang kurang menguntungkan.
tapi tenang saja, masih akan ada banyak hal2 lainnya yang akan kutambahkan. peace sign
yah, harapan untuk jadi tentor inculs harus kukubur setelah mendapat informasi dari mbak dian bahwa ternyata perekrutan tentor inculs tidak diadakan setiap tahun melainkan baru diselenggarakan ketika tentor2 yang ada mulai menurun jumlahnya. parahnya, perekrutan paling terakhir diadakan tahun 2009 kemarin yang itu berarti kalau aku beruntung dan kalau banyak mahasiswa ugm yang lulus cepat, maka perekrutan selanjutnya akan kembali diselenggarakan 2-3 tahun mendatang. grr.. Doh

hem, list yang lain berkisar soal target ip, berpetualang ke pare, ikut FLP dan juga bermacam hal sepele kayak bisa bikin kue, bisa pake mesin jahit, bisa nyetir mobil dan hal-hal seru lain. yang pasti umur 19 nanti aku udah punya seli, udah bisa keliling2 jogja naik sepeda dan tetep anggun pastinya. hee hee
yayaya, sedikit lagi orang2 semacam haroh, teteh dan neng ana bisa bernafas lega karena akan merdeka dari peminjam sepeda maksa seperti saya. devil *hege, kayak neysa aja ulang tahun kadonya sepeda. hee hee

yah, pokoknya umur 19 nanti udah kurancang dengan bermacam2 angan dan perencanaan. big grin
dan tidak perlu ada perayaan.
cukup aku lewati satu hari itu dengan nyaman, penuh kesyukuran serta segala hal yang menenangkan.


selesai di tulis di kamar 14 Mahendra Bayu
dengan air putih, rasa mual dan sejuk sisa hujan.

3 comments: