April 2, 2011

*01 musik: carla bruni

wohoo.. jadi inilah postingan-30hari- pertamaku. temanya tentang musik yang menginspirasi. 1 hari ini aku habis ngobrak-ngabrik youtube ngumpulin lagu-lagunya carla bruni.
kali pertama aku kenal carla bruni dari blognya mas adhi (kemudian berlanjut ke wikipedia big grin) . tapi jauh sebelum itu, aku udah ngefans duluan sama salah satu lagunya yg berjudul quelqu'un m'a dit di film 500 days of summer.



lagu quelqu'un m'a dit ini memang cihui kali. percampuran musik dan lirik berbahasa prancis yg aku nggak ngerti artinya bikin imajinasiku berlari-menari kesana kemari. ini enaknya dengerin lagu bahasa asing yg liriknya enggak kita mengerti, kita bisa bebas merasa terwakilkan lewat keseluruhan lagu secara utuh tanpa melihat lirik yang mengikat itu. suka-suka kita aja mau mendaulat ini jadi lagu apa, mau menganggap lagu ini tentang apa, tentang rindu, patah hati, galau2an. and so on lah..

mendengarkan lagu ini, aku membayangkan aku berdansa dalam ruang makan rumah yang sudah dibuat temaram penerangannya, candle light dinner merayakan ulang tahun pernikahan yg entah keberapa. mungkin tiga, lima, sepuluh? atau bahkan limapuluh. *hukukufukuku.. alamak! jauh kali imajinasimu laughing
but satu hal yg pasti, momentnya bakal lebih romantis kalau ada piringan hitam dan pemutar musiknya. *kali ini bukan cuma imajinasi yg kejauhan tapi juga mulai tidak rasional Rolling

dengerin bruni nyanyi ini, aku jadi terinspirasi untuk belajar bahasa prancis. seru! ngeliat gimana kata-kata yang keluar bisa begitu menyimpang dari yang dituliskan. untung aja, di sastra arab ini, bahasa perancis jadi matakuliah wajib, tapi mungkin baru tahun depan aku bisa ambil. yah-yah.. tak apeulah!

selain lagu quelqu'un m'a dit, banyak lagu-lagu lain yang juga aku suka kayak L'amoureuse sama L excessive yg kedengaran lebih mayor di hati dan telinga. jenis lagu yang kalau kita dengerin, kita bisa bayangin anak perempuan pirang berjalan melompat-lompat di taman bunga bawa keranjang. ada juga lagu hasil musikalisasi puisi William Butler Yeats berjudul those dancing days are gone yang digarap dengan sanagt indah, meskipun sebenernaya aku paling suka versi yang ini dibanding yang dinyanyiin carla sendiri. mungkin carla bruni emang paling oke kalo nyanyi lagu bahasa ibunya.

ciplah,
au revoir! Wave

kamar 14 mahendra bayu pukul 11 lewat satu
mencari instrumentalia piano klasik untuk teman tidur malam
membawa cangkir emas dan kantung perak winking

No comments:

Post a Comment