April 3, 2011

*02: semester4

kalau bukan karena mas athok, dosenku di matakuliah menulis kreatif yang bilang kalau minggu depan kita midtest, mungkin aku belum akan pernah sadar bahwa semester 4 sudah tinggal separuh. masa 3 bulan itu singkat. aku bahkan belum bikin postingan tentang semester empat. tentang matakuliah2 yang kuambil, target2ku, dosen2ku. aku pun belum sempat cerita bagaimana nasipku melawan tugas2 yang memenderitakan sekaligus membikin pintar. hal2 cihui apa yang kali ini kami lakukan?

awal semester 4 kemarin, persoalan grup tari yang tercinta itu memang cukup memusingkan dan menyita waktu luang. bukan masalah! aku menerima itu sebagai konsekuensi melarikan diri ke makassar ketika teman2 yang lain capek2 latihan selama liburan. jadilah, akhirnya segala hal tentang semester 4 yang ingin kumuntahkan harus tetap mengkristal.

tapi kupikir, belum cukup terlambat untuk mulai bercerita tentang semester yang kejam ini.

semester 4 memang kejam dan menyesakkan. salah satu diantaranya sudah pasti karena 24 sks yang kuambil. ini sks full pertamaku. entahlah, akan jadi apa ip semester ini, membayangkan hari2 ujian yang akan lebih2 menyesakkan lagi. kabar baiknya, ketika ambil 24 sks ini, aku sudah lebih dulu sadar tentang kegilaan macam apa yang mungkin bakal menyerang. jadi aku enggak pernah berekspektasi bisa punya banyak waktu luang dikosan untuk bersantai-santai maupun tidur siang. kalaupun waktu2 semacam itu memang ada, aku cukup mensyukurinya.

di semester4 ini aku ambil matakuliah komposisi arab 1 dan penyuntingan teks. di awal2 dulu, tugas2nya bener2 bikin menderita. bener2 bikin kepengen nangis darah. disuruh bikin contoh sampai berpuluh-puluh kalimat, menyusun kata, bikin kalimat lagi, menerjemah, bikin dialog sama monolog narasi-deskripsi. sekali ngasih tugas hampir selalu sampai menghabiskan kertas berbelas-belas. di penyuntingan teks juga gitu, mengedit novel asli dan terjemah. belakangan2 aja yang objek editannya udah lebih longgar, cuma edit artikel atau cerita pendek doang. tapi yang pasti untuk dua matakuliah ini aku semacam punya semangat lebih. kecuali tentu saja di saat aku sedang keras kepala.

matakuliah menulis kreatif selalu terasa lebih seru. kami dibagi kelompok2 dan harus bikin satu proyek untuk tugas akhir. kelompok tika mau bikin ensiklopedia, kelompokku bikin novel bersama. seru kan? awalnya aku maunya bikin proyek novel sendiri aja, tapi selanjutnya kupikir, proses bikin novel keroyokan ini, suatu saat bakal jadi sesuatu yang bisa aku kenang dengan seru. kapan lagi? Yasudah, akhirnya, walaupun masih suka ngeri membayangkan hasilnya, aku bertahan di kelompok dan menganggap apa yang kami lakukan adalah hal yg menyenangkan.

selain tiga matakuliah itu juga masih ada matakuliah-matakuliah lainnya. matakuliah komunikasi massa yang hampir selalu mengecewakan, sastra anak yang panas (dalam artian sesungguhnya) dan bikin ngantuk, matakuliah morfologi 3 yang seribu kali lebih cihui dibanding morfologi di 2 semester lalu, Pancasila-Kewarganegaraan yang seharusnya menyenangkan karena bertabur proyek2 seru tapi malah kujalani sambil menguap-nguap kebosanan, telaah teks arab yang entah kenapa tidak lagi sebeharga aku dulu memandangnya sad daan.. matakuliah sintaksis yang MASIH JUGA tentang menentukan fi'il-faa'il-maf'ul bih yawnAnnoyed.

ah iya, kemarin aku juga sempat ikutan seleksi masuk program sp2mp dan akhirnya aku enggak lolos. satu hal yang entah kenapa herannya malah membuat lega. aku senang karena merasa masih bisa memiliki hari sabtu dan mingguku yang berharga.

aku masih ingat detik2 aku nyerahin berkas seleksi ke hanip.
yang aku tau, menyerahkan berkas itu sama dengan merelakan keinginan2 untuk main ke solo, menganti, mbolang naik kereta sampe luar jogja, eksplore musium dan gallery yg ada di sekitaran alun2 serta hal2 lain yang cuma bisa kulakukan di hari libur. FYI, ikut sp2mp nyaris berarti kehilangan sabtu dan minggu selama periode tertentu karena pembinaannya diadakan pada dua hari itu. satu2nya yang kusayangkan dari tidak lolos seleksi ini adalah berarti kehilangan kesempatan untuk dapat makan pagi dan siang gratisan selama program pembinaan. *see? macam mana mau lolos seleksi kalo motivasinya macam ini Rolling

barangkali, aku memang disuruh fokus dengan apa yang udah ada dulu. berkutat sama amanah2 yang ada di depan mata. kuliah! sebagai anak perempuan pertama yang dikuliahin jauh2 sampe jogja. jadi bendahara yg bener untuk tim tari. jadi koordinator yg berfungsi, jadi kakak angkatan yg baik di jurusan. Gama Cendikia? TPA Az Zahra? At least, enggak perlu bertambah pusing soal kebentrok jadwal karena agenda sp2mp yang harus diprioritaskan.

semester 4 ini sudah cukup gila, kan?

pagi gerimis pada pukul 08:40 di mahendra bayu
dingin dan laper! kepingin mi rebus telor pake sambel

No comments:

Post a Comment