May 23, 2011

*14: laundering

aku mendorong kursiku lebih jauh, menyeret ember berisikan rendaman pakaian lebih dekat dalam jangkauan. darisini, setidaknya bulan lebih kelihatan meskipun harus mendongak nyaris 180 derajat.

akhirnya aku memutuskan untuk menuntaskan pakaian-pakaian yg kurendam tadi siang. bulan besar, terang dan silau ini akhirnya mampu membuatku menunda sebentar perasaan ingin tidur yg tenang setelah latihan gila tadi siang.

di atas kepalaku, bulan muncul-hilang.

awan bergumpal-gumpal ini mengganggu! sama seperti perasaan entah apa yg sekarang mengganggu ketenanganku.
hari ini berlangsung menyenangkan, sama seperti langit malam yg semarak dengan kilau cahaya bulan, beberapa bintang jernih berkerlap-kerlip dengan iramanya sendiri. tapi awan itu mengancam seperti noda. merusak himne penampakan benda-benda angkasa. sama, seperti perasaan-pikiran buruk yng membuat cacat kesenangan hari ini.

aku memeras pakaian dengan perasaan melayang. seperti zombi yg melakukan pekerjaan-pekerjaan dengan tanpa sadar. meraih hanger, menggantungnya di satu baris, memeras lagi, kemudian mendongak 180 derajat ke atas. awan kelabu tebal, menyembunyikan primadona bulat terang tanpa ada bekasnya. seperti benda bernama bulan itu tidak pernah menggantung disana.

hei kamu! awan-awan kelabu! pikiran-perasaan buruk itu! pergi sana jauh-jauh!

p.s: menemukan ini di draft. saya senang! pada akhirnya pikiran-perasaan buruk itu sudah hilang.

18 mei 2011 di kamar 14
mahendra bayu pukul 3 lewat 51
kepingin muntah! selalu begini kalau minum kopi

No comments:

Post a Comment