June 11, 2011

Disebutnya Ini Melindungi

Saya masih belum mengerti kenapa melindungi bisa menjadi alasan dari tindakan menutup-nutupi. Bagaimana bisa menutup-nutupi kebenaran dapat memiliki tujuan untuk melindungi seseorang? Saya tidak paham. Dan kalau pun ada yang mau melindungi saya dengan cara seperti itu, inginnya saya memilih tidak mau.


Tapi barangkali, sedikitnya memang harus dihargai.



Baiklah, terimakasih ya.. Tapi terus terang saya tetap tidak suka. Saya kan bukan bayi meski kelihatannya serapuh bayi. Lagipula, bayi pun tetap harus mengenal rasanya terjatuh. Harus sesekali berdarah. Toh luka-luka itu nantinya akan dipamerkannya ke orang-orang dengan hebat. Akan kelihatan hebat.


Atau bisa jadi, yang Anda takutkan bukan melihat saya jatuh, bukan takut saya terluka. Saya toh nantinya akan baik-baik saja. Sama seperti bayi-bayi yg kelihatannya rapuh itu. Mereka selalu mampu bertahan kan? Anda cuma tidak punya cukup keberanian menyatakan yg benar.


Iya, kan?

2 comments:

  1. Memang ada yang mengancam ya mbak? Ada yang bilang gajah dipelupuk mata tidak terlihat tapi semut dikejauhan terlihat dengan jelas. Ancaman untuk seseorang adalah peringatan utk yang lainnya bahwa ancaman yang lebih besar akan segera datang. Salam!

    ReplyDelete