June 10, 2011

Just Another Random Story =p

Aku baru saja menghabiskan mi rebus terlarangku hari ini. Ternyata sakit menusuk-nusuk itu tidak cukup kuat menghalau godaan makan mi instan akibat film jepang yg kutonton barusan.

Hari ini, aku melakukan beberapa kebodohan. Berhari-hari belakangan, aku selalu membawa-bawa buku Meusyen-Raisa dkk kemana pun, mau latihan, mau ngaji, mau guling-guling. buku itu mendadak menjadi benda yg diharuskan ada di sebelahku. Niatnya, buku itu mau aku jadikan objek editan untuk tugas akhir matakuliah penyuntingan, dan yah.. akhirnya semalaman tadi aku tertidur-bangun menyelesaikan penyuntingan buku itu.

Tadi pagi aku jalan ke kampus sambil terantuk-antuk di jalan enggak rata karena ngotot mengedit ulang. Yep! aku jalan kaki dari kosan ke kampus dengan buku terbuka di tangan dan spidol merah yg siap membenarkan kesalahan editan. Aku sampai di kelas 15 menit lebih awal dan kemudian mendapat fakta bahwa seharusnya, buku itu baru boleh diedit selama ujian.
"Kan kata ibunya, pas ujian bukunya dibawa dalam keadaan bersih tanpa coretan, jadi kita ngeditnya waktu ujian,"
gyahahah.. kata bersih dari kalimat Mia ini sukses bikin aku merinding tadi pagi. Dalam keadaan bersih tanpa coretan! sementara bukuku udah macam kertas kebakaran. Baiklah..baiklah! Ini akibat tidak memaksimalkan fungsi telinga.

Untungnya, sebelum berangkat ke kampus jam setengah 9 tadi, aku memasukkan 2 buku ini tanpa sedikitpun berpikir dulu tentang apa gunanya. Dua buku karya mahasiswa sastra arab angkatan atasku dalam rangka tugas ujian akhir semester matakuliah Menulis Kreatif tahun lalu. Karena kriteria buku yang dikumpulkan harus diatas 200 halaman, jadilah aku mengumpulkan buku yg dicover biru.

Aku engga tahu kenapa aku selalu begitu mudah terjebak dalam pekerjaan yg terlihat sia-sia macam begini. Hal-hal yg akan dengan mudah membuatku mengutuk-ngutuk 'betapa bodohnya!'

dulu,

Well, ini udah berbulan-bulan sejak aku memutuskan bahwa tidak ada yg perlu dikutuki dari sebuah kesiaan yg sudah terjadi dan tidak dapat dirubah lagi. Tepat beberapa hari setelah pikiran-perasaan tak tertahan itu menumpah disini.

Pada faktanya, selalu ada sesuatu tak kasat indera yg menyisip dalam kesiaan itu. Selalu!

Akhir cerita dari ujian Penyuntingan tadi ialah, semua buku yang kami bawa akhirnya dikumpulkan untuk kemudian disebar secara acak.

Buku yang sampai di tanganku adalah buku bawaan Sahara yang berisi tips dan trik bagaimana bisa menikmati hidup dengan enjoy dan bahagia (well, aku lupa judulnya ;P). Sebuah buku produksi penerbit di Jombang yg penggunaan tanda baca dan EYD nya minta ampun parah kali. Yang bahkan udah bikin aku memenuhi 50 target suntingan di halaman ke 8. Buku malang
yg sampai di tanganku itu pun kebakaran parah sampai halaman 18 dengan jumlah suntingan sekitar 150an. Wohohoh.. tidak perlu merasa senang, aku sadar kok bakat menyuntingku separah apa xD.

Belakangan, setelah aku pelan2 pikirkan. Anggap saja segala apa yg kusebut sia-sia itu bagian dari ikhtiar juga. Anggap saja 327 halaman buku Meusyen-Raisa adalah harga yg harus dikorbankan untuk berlatih menyunting sebuah buku sekaligus ganjaran atas segala sok-tahu dan tidak mau tanya-tanya dulu, konfirmasi dulu, validasi dulu.

Ini kebiasaan berbahaya yg sulit hilang dan rupanya tidak kenal jera.

Oiya, menyinggung sedikit tentang Menulis Kreatif. Beberapa hari yang lalu, dalam rangka bersenang2 setelah segala ricuh pembuatan novel keroyokan yg sudah selesai. AraPena (nama yg kami pilih untuk menamai 13 penulis novel Keping Mimpi ini big grin) mengadakan perjalanan bersenang2 ke pantai. Yang paling menyebalkan adalah tentu karena aku engga ikutan.

Yep! aku yang paling girang dalam segala hal apapun yang menyangkut bersenang-senang kali ini engga ikutan karena satu alasan. Baiklah tidak perlu marah, itu pantainya engga bagus juga, air kelapanya kayaknya engga enak, dan poto2nya gelap semua. apa yg seru dari bersenang2 macam itu? *gyahahahh.. orang ngiri menghibur diri jadinya ya begini ini =P

Oke, sebelum postingan acak ini jadi lebih acak lagi dgn penghiburan-penghiburan yg malahan akan membuat iri ku semakin kelihatan. Ada baiknya mulai kusudahi saja.
Hmm.. bagaimana caranya ya? weheheyy... aku memang selalu kesulitan setiap kali ingin menutup postingan. Begini saja, bagaimana kalau kuakhiri dengan memamerkan 4 buku yang akan kami terbitkan untuk tugas UAS matakuliah Menulis Kreatif tahun ini.

Well, chek this out! wayahaww..




btw, kalo ada yang mau pesen boleh loh ;P

dalam gelap di kamar yang biasa
sebelum mandi sore =D

1 comment: