September 1, 2011

Kamu yang Berulang Tahun Bulan Lalu

Jadi kali ini tentang kamu yang aku temui malam tadi. Seperti kamu yang aku temui dalam perhelatan sama setahun lalu. Masih sama mengagumkan. Masih sama membanggakan. Atau mungkin sudah lebih sekarang.

Mengherankan ya,
ini masa yang sama dari setahun lalu tapi sepertinya kamu sudah melesat begitu jauh. Sudah semakin dekat pada target yang kamu buat. Mengorbankan hal yang satu demi mengejar hal yang lain. Menciptakan banyak hal yang benar-benar kelihatan seperti "sesuatu" yang membanggakan orangtuamu. Sementara aku masih merangkak-rangkak, nyaris kehabisan nafas. Mengorbankan banyak hal juga, tapi belakangan cuma kelihatan konyol di mata mereka dan betul-betul tidak ada apa-apanya.

Benar, kita memang sebegitunya berbeda.

Tapi kamu lihat bagaimana tadi malam aku cuma diam? Itu karena aku sedang meriang. Tapi sebagian memang karena di depanku saat itu ada kamu; mengobrol seru dengan ayahku. Juga senyum milik kamu yang aku tangkapi dengan wajah bodoh dari balik sela kipas angin di ruang tamu itu. Sampai akhirnya kamu menghilang. Setelah bertanya aku sekarang semester berapa dan kujawab sudah semester lima. Lalu sudah.

Jadi begitu saja. Selanjutnya aku harus baik-baik saja dengan hanya sekedar itu.
Dengan aku yang selalu seperti mendapatkan resume setahun kehidupanmu tanpa kamu yang tidak pernah tahu menahu dengan cara seperti apa aku bertahan melewati ketidakramahan-ketidakramahan, tentang apa saja hal-hal menyenangkan yang aku lakukan.
Bahkan kamu juga tidak tahu kan bahwa kita pernah berjarak 5jam di tanah asing pada saat yang bersamaan. Mungkin saja kamu pernah mendatangi taman menenangkan itu juga di suatu waktu. Siapa yang tahu?

Baiklah, tidak apa-apa.
Sampai jumpa saja tahun depan!

dengan aku yang seharusnya sudah lebih mengesankan.

No comments:

Post a Comment