September 23, 2011

setelah bangun tidur

Bukankah setiap orang punya cara sendiri untuk mencapai sesuatu yang ia tuju?

Ada yang mencapainya lewat menekuni apa yang mereka pelajari, ada yang mencapainya lewat hal-hal yang lain lagi. Apapun tidak masalah, jika itu benar dan tidak merugikan orang. Dan yang terpenting ialah karena hal itu membahagiakan.
Aku rasa hidup terlalu luas jika hanya dijalani dengan satu macam cara. Bukankah masa 4 tahun akan terlalu sia-sia jika hanya digunakan untuk kuliah-pulang-belajar-makan-tidur kemudian kembali kuliah. Dan aku, cuma ingin menjalani dengan tidak memandangnya sebagai kewajiban. Bahwa aku harus belajar serajin-rajinnya untuk kemudian membawa pulang nilai luar biasa untuk orangtua. Untuk orangtua. Bahwa bagaimana pun juga, pada akhirnya, perantauanku bertahun-tahun ini cuma akan dideskripsi lewat huruf  berderet-deret membujur dalam selembar kertas biasa dan 3 digit angka berkoma. Dan yang lain-lain tidak akan menjadi sebegitu penting
 Aku cuma tidak mau terpengaruh dengan hal-hal itu. Bahwa apa yang menungguku di depan adalah merupakan semacam pelunasan-pelunasan yang harus dibayarkan, bahwa bagaimana pun juga ada satu sisi dimana hidup merupakan serangkaian pembuktian-pembuktian menentang anggapan orang-orang.

Aku enggak mau terjebak dalam ambisi macam ini. Bukan ini yang mau kujadikan motivasi untuk bangun dan pergi kuliah setiap jam 7 pagi, yang membuatku bertahan tetap kuliah dalam panas badan karena begadang mengerjakan tugas tadi malam. Bukan ini yang mau kujadikan alasan yang mendorongku untuk mengetikkan sejumlah istilah-istilah asing di google, yang mempersuasiku memperhatikan karakteristik kalimat dalam bahasa indonesia maupun teori-teori penerjemahan lainnya. Bahkan bukan ini juga yang menyemangatiku mendatangi kampus pada hari rabu untuk latihan rutin macam biasa. Bukan untuk melunasi apapun, bukan juga karena merasa harus unggul. Karena semua, semata-mata mulai menjadi keharusan-keharusan yang menyenangkan untuk dilakukan, hal-hal bermanfaat yang tanpa disangka ternyata berkemampuan membuat bahagia.
Dan satu-satunya pembuktian yang mulai sekarang aku percaya harus dilakukan adalah kepada diri sendiri, pembuktian kepada diri sendiri.
Lewat jendela Ms. Word karena speedy yang enggak mau nyala
Setelah bangun tidur, 22 September pukul 00:00

1 comment:

  1. Oke, akan saya buktikan pada dunia bahwa saya juga bisa. :)

    ReplyDelete