September 18, 2011

Suka

Tiba-tiba aku sadar, bahwa ketika aku menyukai sesuatu, pelan-pelan aku mulai kehilangan standar kualitas atas itu.

Aku penggila roti, tapi tika bilang seleraku payah kalau soal roti. Dari yang harga puluhan ribuan sampai harga 900 perak, semua roti aku bilang enak.
Aku suka es krim, dari es krim mahal hingga es krim jalanan yang dijual dengan gerobak-gerobak dorong yang disajikan dalam corong- corong.
Aku suka kopi. Jenis apa saja. Dari kopi-kopi original daerah sampai kopi-kopi dalam sachetan dengan variasi rasa berupa-rupa.

Kemudian,
aku suka kamu.

Dan prinsipnya masih sama seperti roti, es krim dan kopi.
Kamu, dengan segala kamu.


2 comments: