October 14, 2011

di jalan kaliurang

untuk bisa menyukai sesuatu, kita perlu menemukan keindahannya dulu.

tadinya aku tidak suka pada hembus angin pada musim di ujung tahun ini. dinginnya tidak menyenangkan, membikin meriang, memicu mual. tapi 2 hari ini rasanya menyenangkan, malam jadi menyenangkan.

tidak ada yang tahu betapa 2 malam ini aku menikmati betul berkeliaran di jalan kaliurang. orang-orang duduk lesehan di warung-warung pinggir jalan. banci-banci berpakaian kurang bahan yang kelihatan menggelikan itu. geli antara ingin tertawa sekaligus geli yang membuat kepingin muntah itu.
dan juga lampu-lampu.

pada faktanya aku masih juga belum mampu menghilangkan kenorakan terhadap lampu-lampu.
tapi malam pada malam hari ini memang terlanjur indah tidak seperti biasanya. ada bintang terang yang menemani bulan di angkasa. juga lampu sorot dari GSP yang menyoroti langit dengan cahaya, berputar-putar, kelihatan indah ketika cahayanya sampai di dahan-dahan pohon berbatang sedang.

karena mereka, lampu-lampu itu, seperti bintang-bintang yang mampu dijangkau tangan.

4 comments:

  1. Memang....lampu2 itu sangat indah..
    saya juga suka kalo lagi dikampus malam2.liat lampu yang berjajaran.

    tapi, semoga tidak bebarengan dengan melihat lampu dan banci ya..

    ga tau rasanya..hehhehhee

    ReplyDelete
  2. setuju ama kalimat pertama nya
    kalo belum ketemu indahnya emang susah buat menyukainya.

    ReplyDelete
  3. saya curiga bahwa kita pernah berpapasan somewhere on campus. tapi nggak nyadar aja. :)

    ReplyDelete
  4. kak morishige: mungkin iya kak. siapa kakak aku punya beberapa tersangka. hasil interview tersembunyi sama temen kosku yang anak geografi. tp nggak tau bener apa enggak.eheheh..

    mba dwina: setujuuu.. untuk menyukai sesuatu, kita harus menemukan keindahannya dulu ;D

    arr rian: menggilai lelampuan juga? :)

    ReplyDelete