November 28, 2011

=)

Jadi saat ini aku bukannya sedang melanggar apa yang dipesankan Neng Ana untuk langsung mandi begitu sampai rumah. Aku bukannya kembali tidur, hanya mencuri waktu untuk menyapa kotak posting sebentar. 2 hari ini internet mati.

Pagi ini mencandukan. Barangkali setiap pagi begitu hanya saja aku yang baru tahu, dan bisa jadi ternyata pagi pagi seperti ini yang membuat seorang tetangga keranjingan pulang pagi. Ketika dunia belum ricuh dengan hiruk-pikuknya. Menyaksikan sisi lain dari segala sesuatu memang mencandukan, ya?

Tapi yang aku ingin sampaikan ialah bahwa tidak ada segala sesuatu yang diciptakan itu sempurna. Seharian kemarin aku sudah cukup senang mangkal seharian di salah satu tepi jalan kaliurang. Berdagang, hehe...
Entah salah makan apa, tapi badanku sakit semua. Dan aku terus-menerus merasa ingin muntah. Tapi bukan ini yang jadi masalah. Aku sudah kepalang senang menikmati keramahan-keramahan tetangga berdagangku yang pada baik semua. Seorang tukang pulsa memberiku sekotak roti yang akhirnya malah ketinggalan di gerobak abang rujak dan dibawa pergi. Tapi itu juga tetap bukan masalah. Ibu dawet gendut yang ramah dengan suka cita menceritakan kisah hidupnya sewaktu merantau di Malaysia dan Singapura. Ini lebih-lebih, tentu bukan masalah.

Lalu masalahnya apa?

Malam di pinggir jalan juga mencandukan. Seharian terik tapi tidak juga turun hujan. Hey, mungkinkah ada perhelatan akbar yang memasang pawang? Tapi di langit memang banyak bintang malam itu, tambah meriah dengan lesatan lampu-lampu.

Jadi, masalahnya itu?

Bukan! Tentu bukan! masalahnya ada, tapi rahasia ;p
Sebab ia sudah mencacati satu hari, untuk apa disebut-sebut lagi?

Selamat Senin Pagi =D

mengusir ngantuk sebelum berangkat kuliah
melanjutkan tulisan pagi kemarin,

2 comments: