November 19, 2011

Mimpi

Hujan turun dengan sangat rapat, tapi tidak berat.
Turun dari langit seperti jarum bening runcing-runcing. Rapat (tapi tidak berat). Menyentuh mukaku yang tegak menghadap langit. Tapi tidak sakit.

Hujan itu asam, tapi ia menetesi mataku seperti embun. Sejuk, Lembut, Murni.
Dan aku bisa terbang. Semua orang dapat meluncur telentang di jalanan menurun tanpa takut dilindasi mobil yang melaju. Juga aku.

Tapi yang terlebih mengherankan adalah karena aku mendapatimu dimana-mana. Disana. Seperti Udara. Seperti Hujan Rapat (tapi tidak berat) yang menetesi mataku seperti embun itu. Seperti Insto.

Kalau ini Lucid Dream, sudah pasti alam bawah sadarku yang merancangnya. Termasuk juga keberadaaan kamu disana.

2 comments:

  1. baguuuusss maniiisss
    tapi dieeeng ada kata insto hihihi kayak lagi ngerjain sponsor berbayar deh mel :P

    ReplyDelete