December 17, 2011

sebenarnya,

Aku kepingin deh bisa sms-an sama mama atau papa, macam azka sama mama-nya. Nanya kabar, lagi ngapain? mama masak apa? adit lagi apa? fitri udah pulang sekolah? atau mungkin di rumah lagi pada nonton apa. Atau mungkin sms-an sama fitri, ledek-ledekan tentang si artis a,b, c dan d yang dengan enggak logisnya bisa ia gilai. Atau sms "lagi apa ko? enggak ke ladang ngasih makan kambing?" sama tio. Berdebat tentang dia yang dikirim ke Medan sebenarnya bukan buat kuliah tapi jadi penunggu rumah biar enggak cuma disarangi laba-laba.

Tapi papa terlalu sibuk untuk menyempatkan balas sms, sementara mama udah riweuh bbm-an sama temen-temennya. Fitri mungkin ngerasa lebih seru ngegosip sama temen-temennya yang sama-sama ngefans sama si artis a,b,c, dan d itu, sementara tio mungkin terlalu sayang mengeluarkan pulsa untuk sms-an dengan kakak tak dianggapnya yang kesepian.

Ow, aku kesepian?

Sebenarnya enggak begitu juga. Aku punya banyak teman sebenarnya yang bisa kuajak smsan. Cuma kupikir, kalau aja bisa sama mereka, mungkin inbox-sent item ku bisa lebih menyenangkan dan HP yang sering enggak sengaja kebanting-banting ini enggak terlalu merasa dianak-tirikan lagi.

Tapi mungkin memang enggak bisa.
Yasudah!

Siap-siap ke GSP buat ketemu kelompok KKN jam 4 nanti.
p.s dan sebenarnya aku sedang merasa nyaman di kelompok KKN ini
serasa menemukan rumah.

3 comments:

  1. dari pada bingung sms tidak dibalas papa atau mama, lebih baik follow blog ku.

    ReplyDelete
  2. sms aja dulu, kan belum dicoba... hehheehhe....

    ReplyDelete
  3. @meilya dwiyanti: siapa bilang belum dicoba? ehehehe..
    @timur: wehe,

    ReplyDelete