May 18, 2012

Trip Tidung: di atas Kapal Cepat Citra

Air laut menampar-nampar jendela kapal di sebelahku. Naik ke atas lalu menetes jatuh. Aku menutup mulut menahan mual, it's a seasick! Dua bangku di sebelahku kosong.

Menyebalkan adalah ketika kamu terjebak di dalam kapal,dengan air laut yang menampar-nampar jendela, menahan hasrat ingin muntah sementara 2 temanmu ada di atas kapal, bersenang-senang. Bebas melihat pemandangan dan dapat menghirup angin serta asin laut sehingga tidak mual.





inilah yang mereka lakukan sementara seorang melynda terjebak dibawah, merasa sebal dan ingin muntah

Akhirnya, kami dinaikkan juga ke kapal Citra. Ini Kapal Jet Cepat seharga 125.000 per-orang dengan tempat duduk nyaman dan AC di dalam. Sekarang, lupakan sebentar soal rasa sebal. Tadinya, aku sempat juga ikut memanjat naik ke atas kapal. Aku memilih duduk di bagian depan kapal yang seperti landasan, kanan kirinya tanpa pegangan.

yang kerudung hitam berbaju biru itu aku
Dari atas sini, ombak menjilat naik sampai ke atas. Air laut menampar wajah, lengket di kulit dan membuat pakaian basah. Aku menjerit senang saja, mungkin seperti ini ya rasanya duduk di atas kereta, selalu ada kemungkinan untuk jatuh terlempar ke bawah. Lalu kakaknya Zahra datang dan duduk di sebelah, masih kutangkap suara Zahra meneriakan cie dari belakang. Kemudian si kakak pindah bersamaan dengan ombak yang selanjutnya semakin menggila.

Tempat aku duduk mulai basah kuyup, berulangkali angin besar membuat air laut naik hanya untuk membuat bagian putih bergaris hitam yang ada di gambar yang tadinya kering menjadi licin. Meskipun tahu berbahaya, aku tetap di situ, duduk diam tanpa sesuatu pun yang bisa dijadikan pegangan. Sampai kemudian seorang petugas datang dan menggelandang semua orang yang duduk bersamaku kembali masuk ke kapal lewat pintu depan. Katanya, ombak semakin besar dan di sini tidak aman. Gah!

Maka begitulah, segenap kesenanganku hilang begitu saja sementara Zahra dan Kak Yusan ada di bukaan kapal bagian belakang yang lebih aman. Yang lebih terlindungi sehingga memperkecil kemungkinan seseorang terlempar jatuh masuk laut ketika terjadi goncangan. Memang sial!

No comments:

Post a Comment