September 15, 2012

Hola :)

Jadi hari ini aku bangun jam setengah 2 pagi buta akibat memutuskan tidur di waktu yang terlalu cepat dari biasanya. Seharian di kampus dari jam 7 pagi sampai jam 6 sore itu ternyata melelahkan. Belum lagi sakit perut bulanan yang ampun-ampunan, akhirnya 2 hari ini aku sukses sudah terlelap di saat jarum jam bahkan belum sampai di pukul delapan.

Dan yah, kuliah sudah dimulai.
Akhirnya semester ini aku memutuskan hanya mengambil 13sks. Rasanya hampa. Selama 3 tahun ini aku selalu mengambil sks di atas 20. Ini bahkan enggak sampai 15. Tadinya aku berniat ambil matakuliah Novel Sejarah untuk memperbanyak sks. Emm sebenarnya juga sekalian untuk persiapan skripsi. Akibat kesusahan mencari contoh skripsi yang mengkaji poskolonialisme untuk tugas presentasi matakuliah kritik sastra semester lalu, rasa-rasanya aku gatal kepingin bahas poskolonialisme untuk skripsiku. Dan yah, poskolonialisme itu, sedikit banyak juga berhubungan dengan sejarah kan? Itulah, latar belakang kenapa aku nekat ambil mata kuliah Novel Sejarah meski sendirian.

Novel Sejarah ini matakuliah dari jurusan Sastra Indonesia sebenarnya. Tadinya aku pikir mengambil mata kuliah ini sekaligus juga bisa jadi motivasiku untuk kembali banyak baca tapi ternyata perkuliahannya agak-agak geje gimana. Intinya cuma apa yang nantinya akan kami pelajari enggak sesuai sama materi-materi yang aku cari. Yasudah, lepaskan saja. Selain itu pula, aku enggak suka dosennya.

Maka, aku memutuskan mengganti 2 sks matakuliah Novel Sejarah itu dengan matakuliah perpustakaan yang akan berganti-gantian dengan matakuliah jalan-jalan. Tinggal pinjam saja buku-buku dari perpustakaan, lalu pergi ke shopping centre atau taman pintar: membaca sambil makan eskrim 5ribuan Oh, atau pinggir jembatan dekat kampung Kali Code tempat aku nyasar dulu itu juga bisa jadi tempat yang oke. Atau bahkan sesederhana pergi ke shelter kopma, mengikuti trayek transjogja hingga kembali ke tempat semula. Aku bisa punya banyak waktu untuk melamun dan membaca.

Sebenarnya aku rindu hal-hal seperti itu. Duduk-duduk di pinggir jalan malioboro untuk melamun, celingukan di lempuyangan, naik prameks ke solo sekedar untuk makan eskrim dan makan siang, jalan kaki sampe nyasar, ketemu orang baik, kenalan sama anak-anak yang main layangan di jembatan. Itu aktifitas semester 2 dan 3. Sudah lama. Barangkali benar kata kak Nadia, ternyata aku udah cukup jauh ditarik riuh.

Jadi begini saja, mari kita mulai pagi hari ini dengan doa untuk semester 7.Dengan tidak lagi mengingkari fakta bahwa aku memang mahasiswa tingkat akhir.  Semoga bisa membaca habis buku perpustakaan  seperti yang aku lakukan di SMA. Semoga bisa banyak berjalan-jalan dan makan eskrim :)

Selamat Subuh.
Semangat semester 7. :)



No comments:

Post a Comment