October 28, 2012

antara Senja, Sukab dan Alina

pict from here
Maka, seperti inikah senja yang kau kirim pada Alina, Sukab? Senja jingga pada pantai yang airnya seperti lelehan tembaga. Dengan nyiur, pasir, burung berkepak dan langit yang ungu.
Ataukah ini lebih mirip senja yang engkau potong dari dunia dibalik gorong-gorong? Yang kemudian kau pakai untuk mengganti senja yang hilang dan dengan gempar setengah mati dicari orang-orang?

Kata Alina, dunia ini fana Sukab, sejatinya sama seperti senja. Tak peduli sebagus apapun ia, kepastiannya adalah selesai dan menjadi malam dengan kejam. Tidak peduli sekeemas-emas apapun ia, takdirnya adalah menuju keremangan dan berakhir pada kegelapan. Karena segala sesuatu di dunia ini pasti berakhir, Sukab. Segala sesuatu berubah. Perasaan juga sama.


-semacam kerasukan sepotong senja untuk pacarku
dini hari minggu,  02:41

1 comment:

  1. Sukab dan Alina, Mbak tertarik dengan nama Sukabnya. Cakep, unik dan jarang banget menemukannya...

    ReplyDelete