October 28, 2012

semacam testing copper in my mouth

Apa rasanya mengunyah tembaga di dalam mulut? Saya belum pernah coba tapi rasanya pasti nggak enak. Mana mungkin enak. Barangkali rasanya sama seperti membenci kamu yang seperti ini. Yang lebam biru. Yang murung dan kelabu. Yang tidak menyenangkan. Yang lemah dan pesakitan.

Karena membenci seseorang mungkin tidak enak tapi membenci diri sendiri pasti lebih tidak enak. Mengabaikan atau membuang orang lain itu masuk akal, meskipun juga tidak bisa dibilang gampang.
Tapi seberapa pun bencinya kamu, seberapa pun muaknya, kamu tidak mungkin bisa mengabaikan atau pun membuang diri kamu kan? apalagi membunuhnya.

1 comment:

  1. Mellll, ono opo iki? Hehehe

    Apa kabar? Masih latihan nari?

    ReplyDelete