November 11, 2012

merentan

maka yang kulakukan begitu sampai kamar adalah meringkuk memeluk lutut, memasrahkan kepala untuk dipeluk oleh tumpukan bantal-bantal empuk. tubuh beberapa hari ini rasanya sungguh usang. seperti sudah tidak layak pakai.
dimulai dari mata yabg memerah akibat iritasi entah apa, dilanjut dengan otot pergelangan kaki yang mendadak kaku macam dipasang platina. sekarang ditambah lagi, sindrom pra menstruasi yg membuat perut ngilu dan pinggang pegal bukan kepalang.
maka, jadilah, di garage sale tadi aku mengitari stan demi stan sambil bertolak pinggang macam ibu hamil. setengah membayangkan tanpa sengaja bertemu kamu di sini. maka rindu ini pun terlunasi. rindu? ah, kamu jangan gr dulu. ini karena hormon, kalau kamu mau tau.
lalu mari akhiri hari yg pendek ini dengan melanjutkan meringkuk di kasur empuk. di antara buku-buku yg menumpuk. dengan punggung yg terasa hangat sehabis dibaluri vicks hibahan alifa, yang baunya selalu mampu membuat nyaman layaknya rumah. lalu rasa aman akibat memakai kemeja kebesaran milik papa, serta selimut warna merah muda.
selamat malam.

No comments:

Post a Comment