March 25, 2013

ARAUL

Sekarang tinggal 2 jam sebelum waktu latihan dan aku belum juga merasakan nikmatnya tidur di kamar. Rasanya ngantuk tapi seperti ada begitu banyak hal yang mesti dikerjakan. Banyak yang kepingin aku tulis dan itu terlalu sayang untuk merelakannya demi tidur siang yang nyaman. Meski itu sebenarnya berarti mengganti tidur-tidur terdahulu yang kalau tidak dilakukan sambil duduk ya sembari berbaring di sofa ruang tv dinas kebersihan DKI Jakarta :P

Entah apa juga yang aku lakukan begitu pulang. Membereskan kamar yang luar biasa berantakan sehabis ditinggal pergi 3 hari dengan buru-buru, membenahi sekujur kasur yang digeletaki baju-baju. Seharusnya setelah itu yang aku lakukan adalah mematikan lampu, tapi entah kenapa rasanya belum mau. Ada sangat banyak hal penting dari pembicaraan di gladak kapal kemarin yang harus aku tulis agar kebal dari lupa. Juga hal-hal lainnya.

Jadi aku menyalakan laptop sebelum akhirnya suara Zahra bingar di penjuru kosan. Kata-kata yang kutangkap adalah dia akan berangkat KKN sekarang. Maka aku segera ke luar. Menjumpainya di kamar dan bertemu Kak Yusan. Berkumpul bertiga begini, dalam keadaan baru kembali dari pulau seribu, aku teringat kami bertiga yang berlibur ke pulau tidung setahun lalu.

Dan aku kangen Kak Yusan. 

Pagi tadi, bukannya cepat-cepat menulis dan pergi tidur, aku akhirnya memutuskan ingin mengantar Zahra ke meeting point pemberangkatan tim KKN-nya. Saudara satu rumahku ini dengan polosnya didaulat jadi kormasit dan dia bisa-bisanya rela. Haha.. 

Nganterin Zahra. Aku dengan Kak Yusan menunggangi Bito sambil memangku koper.
Bawaan Zahra luar biasa, selain koper ada galon kosong dan tas yg luar biasa berat.
Juga ada 4 orang bule yang ikut tim KKN dia dan salah satunya katanya bule cowok manja.
GREAT! Bersabar ya Zahra Aulianissa :) #Let'sPrayForZahra

Maka, selamat KKN ibu kormasit.
Tenang lah, kamu nggak perlu takut karena semua akan berjalan dengan baik :)

No comments:

Post a Comment