March 18, 2013

Extraordinary


Hari ini manis dan luar biasa :'))

Sewaktu memutuskan pergi ke kampus tengah hari tadi, mana terpikirkan bahwa akhir hari ini akan jadi seperti ini. EXTRAORDINARY!

Cuma kata itu yang terpikirkan di kepala saya selain kata luar biasa. Sekarang silahkan lihat foto di atas dan coba bayangkan bahwa segala sesuatunya dipersiapkan hanya dalam 7 jam! Dari mulai kostum, aksesoris dan tetek bengek lainnya. Begitu halnya juga dengan tarian.

Jadi, rupa-rupanya seleksi untuk festival di Doha itu mensyaratkan satu lagi tarian yang berbeda dari kami. Selain 2 tarian aceh lain yang sudah lolos seleksi. Tentu saja ini tidak main-main. Berkesempatan memperkenalkan Indonesia di kancah internasional, setidaknya inilah yang bisa kami lakukan, salah satunya melalui budaya. Sayangnya karena mungkin terlalu fokus pada Festival Belgia yang lebih dekat jaraknya, festival di Doha yang baru akan diselenggarakan bulan Agustus nanti jadi agak sedikit ter-nomordua-kan.
Tapi bersyukurlah kami punya neng ana yang adalah seorang penggerak luar biasa, juga rekan-rekan lain di dalam tim yang subhanallah kerennya :)  

Maka dimulai lah satu hari tadi dengan semangat menggebu. Neng Ana, Amel dan Halimah pergi ke sana ke mari mencari pinjaman kostum, sementara Dhea, Tika dan Dyas berkali-kali memutar ulang video tarian. Alhamdulillah Allah melancarkan, ada beberapa pihak yang berbaik hati meminjamkan tanpa harus dibayar. "Minta surat peminjaman saja," kata mereka.

Lalu selagi tim penari membuat konsep gerakan dengan memelototi secara radikal sebuah video tari kalimantan sampai kepala keliyengan, rekan yang lain melengkapi aksesoris yang diperlukan. Neng Ana akhirnya berhasil menemukan tongkat-tongkat besi entah bekas apa entah dari mana, hasil dari kerja kerasnya keliling kampus menjamahi tempat-tempat tersembunyi. Kemudian beberapa yang lain membeli kertas warna-warni beserta lem, menyihir tongkat-tongkat besi buluk tadi menjadi extraordinary.



Rusuh di Plaza.
Hari Minggu tadi, plaza lt.2 kami daulat sebagai  sekre dengan seenak jidat.
Ada yang kerja, ada yang makan, bahkan ada juga yang ketiduran saking capeknya.
Wajar, beberapa teman beraktifitas dari jam 6 pagi saat garage sale demi pendanaan festival ke Belgia, padahal malam sebelumnya kami Street Performance sampai malam benar-benar tua.




Tim penari yang lagi ngerapat soal gerakan.
Baru ngerti deh rasanya belajar tarian yang bener-bener baru dengan cuma bermodal video dari youtube dan waktu 6 jam. Tenaga abis, pikiran lelah, perut laper, haus, kadas, kurap, semuanya jadi satu :D *ditampol*
Untungnya semua orang masih pada bisa jaga emosi, meskipun ada aja oknum nggak tau diri yang malah nyoba topi baru macam orang di bawah ini, hehe



Rasanya bahkan masih lengket di kepala. Diantara resah dalam pikiran yang terpecah belah antara belum makan, belum sholat, dan gerakan yang masih acak-acakan. Belum lagi tugas-tugas yang hari Senin harus dikumpulkan. Maka akhirnya kami memutuskan break 2 jam, Mita pergi mengajar privat, Dyas pulang mengerjakan PR, Abe pulang sebentar lalu datang lagi membawa tugas-tugasnya, Tika mandi dan makan, sementara sisanya menetap demi mengerjakan hal lain yang berkaitan dengan Belgia. Lalu juga kepanikan yang menerjang begitu jam mulai menunjukkan pukul 10. Setelah capek seharian, waktu mepet dan daya tangkap yang semakin lama semakin tiarap. Entah darimana energi extra yang membuat kami semakin bernafsu menuntaskan tarian ini secepatnya. Dan kebaikan Tuhan juga seperti tidak ada ujungnya, di saat orang-orang diusir pulang karena menetap di kampus sampai sebegitu malam, bapak security kampus malah membolehkan kami tetap tinggal, walaupun KTM saya ditahan sebagai jaminan :P  Begitu juga izin menggunakan auditorium untuk keperluan rekaman tari. 
Maka inilah dia, orang-orang dengan semangatnya yang maha.
Special Thanks untuk teman-teman lain yang tidak ikut foto bersama.
Special Thanks juga untuk Nandang dan Samantha yang sebenarnya bukan anggota tim tapi rela repot-repot menyingsingkan lengan :')


Ohiya, barusan dapat email konfirmasi halaman yang kemarin kami ajukan di wujudkan.com telah lolos seleksi dan berhasil diluncurkan. Ini linknya, kalau ada waktu luang silahkan kunjungi, kalau ada yang ingin ditanyakan, just feel free to ask me.

Saleum.



Dini hari pukul 3 dan tenaga ini serasa belum ada habis-habis juga.
Yang jelas, apa yang kami lakukan dengan mati-matian seharian tadi membuat saya sadar.
Bahwa ternyata kami mencintai Indonesia sedalam ini.
Kami cuma ingin semakin banyak orang tahu tentang Indonesia,
karena ini ibu pertiwi,
dan ia extraordinary :)

No comments:

Post a Comment