November 22, 2013

catatan lama

Saya juga berharap bisa seperti itu. Merasa rindu lalu menyampaikannya dengan cerah ceria tapi sayangnya saya tidak bisa. Saya lebih memilih menyimpannya. Mengenang orang yang dirindukan diam-diam dalam lumpuh dan ketidakberdayaan. Paling-paling hanya berakhir dalam lembar microsoft word seperti ini.

Kamu ingat sewaktu tangis saya pernah pecah di samping kamu waktu itu. Ketika segenap rindu yg saya simpan  berbulan-bulan luap tidak tertahan.

Maka coba sekarang kamu bayangkan saya. Di dalam bus, dengan kamu di sebelah dan saya menghadap kaca, karena persis seperti itulah rindu ini membuat saya merana.

-

No comments:

Post a Comment