January 6, 2014

diantara lesir gerimis

Kamu baru sadar betapa waktu sudah berjalan sangat jauh dari yang bisa kamu sadari. Mungkin ini akibat dari gagasan yang kamu imani terlalu dalam bahwa apapun kata dunia, manusia tetap bisa muda selamanya kalau memang ia memilih itu. Padahal sebenarnya enggak.

Karena kamu sebenarnya cuma menolak mengambil tanggung jawab menjadi orang dewasa, kamu terlalu ketakutan menjadi dewasa. 

Padahal waktu tidak akan pernah mau menipu hanya untuk menyenangkan manusia.

Jadi kamu tiba-tiba sadar bahwa waktu sudah berjalan sangat jauh ketika ayah kamu hari ini menginjak usia 50, ketika salah satu teman dekatmu dulu tau-tau memposting foto pernikahannya di media sosial sementara temanmu yang lain sedang menunggu SK CPNS-nya keluar. Kamu merasa tertampar.

Aneh memang ketika kita bisa terus menerus menipu diri kita, menipu wajah kita yang berubah menua di kaca, berpura-pura tidak perduli pada pertambahan usia akibat tahun-tahun yang berlalu sembari tetap memercayai bahwa kita tetap tidak setua yang orang-orang bilang. Kamu justru baru sadar setelah melihat orang-orang. Bahwa waktu sudah melesat sangat jauh.

No comments:

Post a Comment