October 19, 2014

sebelum berlibur

Tadinya terbersit niat mulia mau ngelunasin hutang posting travelling minggu-minggu kemaren. Kuopio, Ketunlenkki, Kirpputori Kuortti, Rumah keluarga Nina yang super ajaib, Licorice, second hand shop kesayangan, Leppavirta dan banyaakkkk yang lainnya. Tapi jangankan posting, packing buat liburan seminggu autumn holiday aja belooom.

Autumn Holiday?
Iya, autumn holiday a.k.a autumn break atau bahasa suominya syysloma merupakan liburan sekolah di semester musim gugur. Biasanya dimulai di minggu terakhir bulan oktober dan berlanjut sampai bulan november (tergantung peraturan sekolah sih autumn breaknya seminggu apa dua minggu). Tadinya aku pikir libur seminggu ini bakal kuhabiskan dengan muram akibat uang jajan yang udah cekak akibat ketagihan second hand shop. Mustahil rasanya bisa jalan-jalan melihat saldo rekening yang mengenaskan (bukan cuma gara-gara belanja doang kok, kan kemaren juga ke Kuopio beli tiketnya ndadak jadi dapet yang mahalan). Tadinya juga aku udah menyusun rencana mau menghabiskan seminggu liburan ini ngapain aja, pinjem buku di perpus banyak-banyak, latihan crocheting lagi, dan nyatetin acara-acara di perpus kota selama autumn holiday. But, you know, Tuhan selalu punya rencana. Baru tadi pagi Heikki bilang kalo besok pagi-pagi kami bakal ke Stockholm 3 hari dan lanjut liburan di Leppavirta lima hari.

What?

Perasaan baru minggu kemaren pasang status ngiri sama Yoga dan Kak Leroy yang mau main ke Stockholm bareng Argo bareng Zalfa. Pengen ikut, tapi budget udah abis, dan nggak ada temen juga. Hiks.

Tapi Allah memang baik banget dan selalu nyiapin jalan yang terbaik. Walopun tetep iri ngebayangin serunya mereka berempat travelling bersama cuma yaa bersyukur aja, seenggaknya kan ongkos ferry pulang pergi ke Stockholm dibayarin Heikki. Lumayan hemat 45euro bisa buat beli jaket kece di Kirppis :P.
Kangen sih main sama anak indo, cuma yaa sabar aja. Toh aku baru sebulan di sini, pasti nanti ada waktunya main bareng mereka, kan. Huehee..

Btw, jadi minggu depan juga ke Leppavirta lagi. Udah nggak sabar rasanya ketemu Arija sama Raimo dan pamer perbendaharaan kata yang udah lebih banyak dari terakhir ketemu. Makan enak, rumah anget, orang-orang baik, hati jadi tentram biarpun sering rebutan tempat tidur sama kucing dan sering digalakin anjing. Toh rebutannya cuma kalo siang dan anjingnya punya rumah sendiri di luar. 

Dan untuk itu, dari seharian tadi aku sibuk ngelarin novel ini. The Purge-nya Sofi Oksanen yang bahkan sejak masih di Indo udah bikin aku penasaran akibat booklet-booklet dari kedutaan. Bukunya sih nggak tebel-tebel banget, tapi udah hampir tiga minggu nggak kelar-kelar. Niatnya ini buku mesti kelar hari ini, supaya besok cuma harus bawa novel The Winner Stands Alone-Paulo Coelho buat temen 17 jam di kapal Helsinki-Stockholm. Tinggal 55 halaman lagi, tapi masih belum packing dan kepo Stockholm attractions, dan gara-gara kepo harga ticket ferry Helsinki-Stockholm, tiba-tiba nemu jadwal ferry ke Tallin. Estonia. Novel yang lagi aku baca ini settingnya Estonia. Tarmo dan Triaa dari Estonia. Helsinki-Tallin ternyata cuma 2 jam. Onnibus juga ada trayek ke Tallin. Yeah ujung-ujungnya...


Pengen ke Tallin...

Haha..
Semoga selama di Leppavirta bisa ngelunasin hutang postingan ya.

Hyvää Yöta :D

No comments:

Post a Comment