December 27, 2014

Joululoma

Moi!

Akhirnya balik lagi ke rumah Leppävirta. Liburan kerjaan cuma main-leyeh2-makan-leyeh2-makan. Baca buku-main-makan.

Well, this is it, joululoma a.k.a christmas holiday. Hari senin pertama libur natal, Heikki booking dua kamar di Rantasipi Hotel cuma buat main-main di Flamingo Spa yang katanya sih dari searching2 di internet, disebut-sebut sebagai the largest aquapark in the Nordics. Pengalaman kapal pesiar di libur musim gugur kemaren bikin ekspektasiku melambung setinggi langit. Kirain kan the largest aquapark in the Nordics bakal segede dufan yang nggak bakal abis dikiterin dari pagi ampe sore. Gggak tahunyaaa...haha...

Secara waktu liat di websitenya admission fee-nya lebih mahal dari tiket kapal pulang pergi Finland-Stockholm, dan liat aja foto-foto di websitenya, kece-kece bener, berkilau-kilau luxurious gitu kesannya, padahal setelah nyampe sana, mendingan dufan kemana-mana. haha..

But I had had a great time there, dan anak-anak juga. Ada macem-macem seluncuran salah satunya namanya Magic Maya yang kita harus pake ban sama helm pelindung dan itu super fun gile, Di dalemnya itu gelap gulita dan cuma diterangin sama lampu-lampu LED warna-warni yang bikin kita kayak ngerasa lagi di negeri alien. Sayang, cuma punya satu fotonya, secara waktu ke sana nggak kepikiran bawa kamera. Rempong bok mau renang bawa-bawa kamera segala.

ini juga diambilnya baru besoknya dari restoran La Famiglia yang viewnya waterpark Flamingo.
Ituu, seluncuran yang merah kuning itu dia Magic Maya.
Restoran di mall Flamingo emang kayaknya viewnya waterpark ini, dari Hesburger sampe restoran fancy.
Jadi ceritanya yang renang sambil diliatin orang makan.
Besokannya abis buffet breakfast di hotel, aku dan bocah-bocah Kapaset (Pyry 7thn, Lotta 4 thn, Minttu 9 thn, dan Peppi 11 thn) main di playground hotel yang ada di deket tempat sarapan. Disana ada tumpukan bantal sofa gitu yang jumlahnya banyak banget dan akhirnya kami sepakat buat main pura-puraan jadi keluarga tupai dan bikin rumah keluarga tupai dari bantal-bantal itu, dengan aku sebagai Mummo alias nenek tupai. Begitulah dengan serunya kami bermain sampai akhirnya terjadi insiden yang menyebabkan Lotta nangis karena matanya kepentok sesuatu dan kami langsung balik ke kamar.

Sekitar sejam kemudian kami check out dan cabut ke Jumbo, the big shopping centre (berdasarkan penuturan Heikki) yang ada di Vantaa. Ketemuan sama Risto, Laura dan si kembar Tiina ja Sini di Naurusaari.

Tiina dan Sini ini, kalo mau dideskripsiin entah kenapa merepresentasikan bayanganku terhadap karakter Peppi Pitkatossu alias Peppi Longstocking di buku ceritanya Astrid Lindgren. Mereka berdua kayak punya dunia mereka sendiri, asik loncat-loncat, gelantungan, cekikikan.

Singkatnya mereka berdua itu good product dari pencampuran antara unik, aneh dan freak.

Umur mereka tujuh tahun, dan aku berniat jadiin mereka berdua role model untuk karakter cerita detektif anak-anak di project nulisku berikutnya. Eheheh...

Pulang dari Vantaa tanggal 23 malem, dan aku yang udah pegel ngiterin mall rasanya pengen langsung tidur aja, tapi kemudian Maria ngetuk pintu kamar dan nanyain aku mau ikut nonton filem sejarah Santa Klaus engga.
Dan karena tahu sendirilah Nurjannah Melynda adalah orang yang akan merasa rugi tujuh turunan kalo enggak ngeiyain segala macam tawaran yang datang padanya, maka malam itu, sembari ngantuk-ngantuk dan sembari dijelasin Heikki dikit-dikit karena filemnya pake bahasa suomi tanpa teks inggris, selesai juga aku nonton cerita tentang si yatim piatu Nikolas yang terbiasa bikin hadiah ukiran kayu dan nyebarin hasil karyanya itu ke penduduk sekampung.

Pagi-pagi besokannya, semua orang pada hepi di hari Christmas Eve atau yang di sini disebut Jouluatto. Kapaset pada sibuk beberes rumah dan aku cuma nganga-nganga aja di kamar nggak tahu mesti ngapain. Perasaan baru hari minggu kemarin mereka pada beres-beres rumah waktu keluarga Teresa main, eh ini hari rabu udah pada beres-beres lagi, sampe itu si Lotta masuk kamar ane dan ngelap-ngelap kaca jendela. Wkwkwk..

Jam 12 siang bocah-bocah pada heboh nonton filem kartun bisu spesial natal lumiukko (snowman) di tipi (disambung lagi seri lainnya, yakni lumikoira alias snowdog pada sore harinya sebelum christmas dinner) yang gambarnya keren sih kayak di buku cerita tp kalo nonton di tipi bikin mata awak pening, bro.

Jam satu Raimo Ukki (kakek) dateng ke rumah dan mereka pada siap-siap ke gereja. Satu jam setengah kemudian mereka balik dan kami semua hening di ruang makan, minum teh  sambil dengerin siaran Joulurauha (Christmas Peace) live dari Turku.

Jam makan malem Raimo dateng lagi dan tahu-tahu di meja makan udah lengkap segala macem Jouluruokka (christmas food khas finlandia) dari berbagai joululaatiko (detail lengkapnya nanti dibikin post terpisah aja ya) dan berbagai daging-dagingan dari daging ikan salmon sampe daging rusa, dari daging babi sampe daging kuda.

Maka jouluruokka itu lah yang kemudian menjadi menu makan siang (atau malam) di rumah selama tiga hari berikutnya.

...bersambung

menuju pukul 1 dini hari.
sambung lagi besok pagi,
Nähdään :D

1 comment:

  1. liburan yang sangat menyenangkan ya mas.. kapan aku bisa liburan seperti itu.. hmmm bikin pengen aja mas

    ReplyDelete